Beranda Seni Budaya dan Pariwisata Kunjungan Wisatawan ke Waduk Darma Kuningan Meningkat 200 Persen

Kunjungan Wisatawan ke Waduk Darma Kuningan Meningkat 200 Persen

50
0

KUNINGAN (pelitaindo.news) – Pengelola wisata Waduk Darma, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, pada momentum libur Idul Adha 1444 Hijriah mengungkapkan jumlah wisatawan yang berkunjung di waduk itu meningkat lebih dari 200 persen dibandingkan hari biasa.

Seorang pengelola Waduk Darma Kabupaten Kuningan Ujer di Kuningan, Kamis, mengatakan pada libur Idul Adha 1444 Hijriah wisatawan yang berlibur ke Waduk Darma meningkat, dan kalau dilihat pelat kendaraan itu berasal dari berbagai daerah.

“Jumlah wisatawan mengalami peningkatan bisa hari biasa, maupun akhir pekan,” katanya.

Ujer mengatakan pada hari biasa jumlah pengunjung di Waduk Darma Kuningan, berkisar 100 sampai 200 orang, namun pada libur Lebaran Idul Adha 1444 Hijriah jumlah wisatawan sampai 600 orang lebih.

Menurutnya peningkatan jumlah wisatawan juga seiring dengan adanya revitalisasi Waduk Darma, sehingga masyarakat banyak yang datang ingin berkunjung. Bahkan lanjut Ujer, pada libur Lebaran Idul Adha 1444 Hijriah, wisatawan yang datang dari berbagai daerah, ada Jakarta, Bandung, Tegal, dan lain sebagainya.

“Memang setelah adanya revitalisasi peningkatan pengunjung cukup signifikan, bila dibandingkan sebelum revitalisasi,” tuturnya.

Sementara itu, seorang pengunjung Kanna mengatakan dirinya bersama keluarga sengaja liburan ke Waduk Darma, setelah melihat dari berbagai media, bahwa Waduk Darma sudah lebih baik.

Sehingga dirinya penasaran dan pada libur Idul Adha 1444 Hijriah menyempatkan untuk berlibur ke Waduk Darma, dan memang wisatanya cukup bagus, apalagi ketika naik perahu mengelilingi Waduk tersebut.

“Wisatanya bagus, terutama saat mengelilingi dengan perahu, selain itu alamnya juga sejuk,” katanya. *(Ant)

The post Kunjungan Wisatawan ke Waduk Darma Kuningan Meningkat 200 Persen first appeared on pelitaindonews.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.