Beranda Priangan Timur Sekda Kab Tasikmalaya Inspektur Upacara Pada Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke 115...

Sekda Kab Tasikmalaya Inspektur Upacara Pada Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke 115 Tahun 2023 Tingkat Kabupaten Tasikmalaya

12
0
Kabupaten Tasikmalaya, Mediasakti.id –Sekretaris Daerah Dr. H. Muhamad Zen, menjadi inspektur upacara mewakili Bupati Ade Sugianto SIP, pada Hari Kebangkitan Nasional tingkat kabupaten Tasikmalaya, bertempat dihalaman parkir gedung sekretariat daerah komplek perkantoran Bojongkoneng Singaparna, sekaligus bacakan sambutan Plt Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. Senin (22/5/2023) Dalam sambutannya Menkominfo mengatakan bahwa tahun ini, kita memperingati Hari Kebangkitan Nasional yang ke-115. Pada tahun ini, “Ayo Bangkit Bersama” menjadi tema peringatan Hari Kebangkitan Nasional sebagai bentuk seruan agar kita bisa bangkit bersama dari pandemi COVID-19 yang sudah melanda dua tahun terakhir. Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini hendaknya tidak hanya kita maknai sebagai seremonial saja. Guna memahami esensi sejarah Kebangkitan Nasional, mari sejenak kita telaah sisi historis di balik peringatan Hari Kebangkitan Nasional. Menurutnya pada tanggal 20 Mei 1948, Presiden Soekarno menetapkan hari lahirnya perkumpulan Boedi Oetomo sebagai Hari Bangkitnya Nasionalisme Indonesia. Di masa itu, terdapat ancaman perpecahan antargolongan dan ideologi di tengah perjuangan Indonesia mempertahankan kemerdekaan dari Belanda yang ingin kembali berkuasa. Sehingga, semangat persatuan yang digagas oleh Boedi Oetomo diharapkan menjadi spirit dalam menghimpun kekuatan dan mencegah perpecahan bangsa. Boedi Oetomo adalah organisasi pertama di Indonesia yang bersifat nasional dan modern dalam sejarah pergerakan kemerdekaan. Didirikan oleh Dr. Sutomo beserta para mahasiswa STOVIA (School tot Opleiding van Indische Artsen) pada tahun 1908; Boedi Oetomo lahir untuk mengejar ketertinggalan bangsa Indonesia dari bangsa-bangsa lain. Organisasi yang menyatukan pergerakan di Indonesia dari yang bersifat kedaerahan menjadi nasional dengan tujuan akhir kemerdekaan. Tujuan didirikannya Boedi Oetomo yang tercetus dalam kongres pertamanya ialah untuk menjamin kehidupan sebagai bangsa yang terhormat dengan fokus pergerakan di bidang pendidikan, pengajaran, dan kebudayaan. Boedi Oetomo telah meletakkan tiga cita-cita bagi kebangkitan nasional yakni memerdekakan cita-cita kemanusiaan, memajukan nusa dan bangsa, serta mewujudkan kehidupan bangsa yang terhormat dan bermartabat di mata dunia. Kelahiran Boedi Oetomo mempelopori terciptanya organisasi pergerakan di masa selanjutnya seperti Indische Partij, Perhimpunan Indonesia dan Muhammadiyah. Oleh karena itu, dikatakan menteri kiranya, semangat Boedi Oetomo masih relevan untuk kita kontekstualisasikan pada kehidupan berbangsa saat ini. Di tengah krisis pandemi COVID-19 dan konflik Ukraina – Rusia yang menyebabkan kondisi ekonomi global serta geopolitik menjadi tidak stabil, kita patut memaknai kebangkitan nasional sebagai upaya kolektif bangsa untuk memperkuat persatuan bangsa. Pada sisi penanganan COVID-19 di tingkat nasional, kita dapat melihat bahwa upaya kita kian menunjukkan hasil yang positif, ditunjukkan dengan kasus baru harian di bawah 400 kasus dan total kasus aktif yang sudah berada di bawah angka
5.00 kasus (Data per 13 Mei 2022). Selain itu, capaian vaksinasi COVID-19 dosis kedua juga sudah mencapai 79 persen. Namun demikian, kita patut tetap waspada dan terus meningkatkan disiplin protokol kesehatan. Penanganan COVID-19 yang membaik berimplikasi pada berangsur kembalinya aktivitas masyarakat secara normal. Secara perlahan, hal ini mendorong pemulihan perekonomian nasional. Perekonomian Indonesia pada triwulan I-2022 terhadap triwulan I-2021 mengalami pertumbuhan sebesar 5,01 persen (y-on-y). Hampir seluruh lapangan usaha tumbuh positif, kecuali Administrasi Pemerintahan dan Jasa Pendidikan. Dari sisi produksi, tiga Lapangan Usaha mengalami pertumbuhan tinggi yakni:
1) Sektor Usaha Transportasi dan Pergudangan 15,79%
2) Sektor Jasa-jasa lain 8,29%
3) Sektor Informasi dan Komunikasi 7,14%
Mari terus kita bekerja keras dan bersinergi menjaga, mempertahankan dan meningkatkan perekonomian nasional indonesia. Momentum yang baik ini makin diperkuat dengan peran Indonesia sebagai Presidensi G20 tahun 2022. Pada Presidensi G20 tahun ini, Indonesia mengusung tema “Recover Together, Recover Stronger”, dengan tujuan dapat memberikan spirit baru dalam mewujudkan tatanan dunia yang dapat memberikan kesejahteraan dan kemakmuran yang inklusif, serta menjamin keberlanjutan kehidupan di masa depan. Pertemuan G20 yang dipimpin oleh Indonesia tahun ini mengusung tiga isu prioritas, yaitu Arsitektur Kesehatan Global yang Inklusif, Transformasi berbasis Digital dan Transisi Energi Berkelanjutan. Tema dan isu prioritas G20 yang diangkat Indonesia merupakan cerminan dari semangat kebangkitan yang kita rayakan pada hari ini, yakni di tengah keterpurukan akibat pandemi COVID-19, tidak pernah meluruhkan cita kita untuk pulih bersama dan bangkit lebih kuat. Indonesia terus mendorong negara-negara anggota G20 untuk melakukan aksi-aksi nyata dan siap berkolaborasi serta menggalang kekuatan sehingga masyarakat dunia dan kemanusiaan dapat merasakan dampak nyata dari kerja sama ini. Mengutip ucapan Dr. Sutomo “Selama banteng-banteng Indonesia masih mempunyai darah merah yang dapat membikin secarik kain putih menjadi merah dan putih, selama itu kita tidak akan mau menyerah kepada siapa pun juga.” Di tengah momentum penanganan nasional COVID-19 yang makin membaik dan Presidensi G20 Indonesia, hendaknya kita dapat memaknai semangat pantang menyerah Dr. Sutomo untuk memperingati Hari Kebangkitan Nasional tahun ini sebagai tonggak kebangkitan dari pandemi COVID-19 juga krisis multidimensi yang sedang melanda dunia. Dari Indonesia.
“Dunia Pulih Bersama. Ayo Bangkit Lebih Kuat!!” *Peserta upacara terdiri dari : Korsik Gita Bahana Praja Pemkab Tasikmalaya, TNI – POLRI, satu regu anggota TNI, sat brimob, satu regu anggota polres, satu regu Satpol PP, ASN, Paduan Suara Gansa Masada MAN I.Singaparna dan TAGANA. Komandan upacara Aang Muharam SIP dari BPBD, Pengibar bendera pusaka dari BPBD 1. Apid Triantoro ST, 2. Asep Rizal Saefuloh S. Sos, 3. Bayu S.Sos,pembaca teks Pancasila, Adang Supriatna S. Kom, pembaca pembukaan UUD 1945, Ujang Busro Karim SIP. MSi, dari BKPSDM pembaca doa Rokhman Hakim SPP, Pembawa acara Tim protokol setda, perlengkapan upacara bagian umum setda. Undangan yang hadir, sekretaris daerah Dr.H. Muhamad Zen, forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) yang diwakili serta para pejabat teras pemkab. Pengurus PKK dan Dharma Wanita setempat…IWAN.R The post Sekda Kab Tasikmalaya Inspektur Upacara Pada Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke 115 Tahun 2023 Tingkat Kabupaten Tasikmalaya appeared first on MediaSakti.
Artikel sebelumyaAnggota Polres Ciamis Bertugas Sebagai Pembaca Teks UUD 1945 di Upacara Peringatan Harkitnas 2023
Artikel berikutnyaBupati Ciamis : Jiwa Nasionalisme Harus Ditanamkan dari Sejak Dini

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.