Beranda Info Desa Desa Rancabungur Perlu Perhatian Ekstra dari Kabupaten Maupun Provinsi, Terkait Ketidaklayakan Kantor...

Desa Rancabungur Perlu Perhatian Ekstra dari Kabupaten Maupun Provinsi, Terkait Ketidaklayakan Kantor Desa yang Menjadi Rumah bagi Masyarakat

229
0

Rancabungur-Kabupaten Bogor, Mediasakti.id – Secara historis sejak Indonesia mengawali kemerdekaannya, pembangunan Desa telah menjadi fokus perhatian Pemerintah. Namun, strategi pembangunan Desa dari waktu ke waktu sering kali mengalami perubahan sesuai periode pembangunan. Perubahan strategi dimaksudkan untuk menemukan strategi pembangunan Desa yang dipandang paling efektif untuk kurun waktu tertentu, Rancabungur, Minggu (3/10/2021).

Secara garis besar, hal ini tidak nampak di Kantor Desa yang berada di wilayah Rancabungur Kecamatan Rancabungur, di bawah kepemimpinan Kepala Desa Sumantri, S.Km., M.Si, tentunya Kantor Desa yang notabene melayani masyarakat dalam hal birokrasi, namun Kantor Desa tersebut boleh dikatakan jauh dari layak. Kantor Desa tersebut  berlokasi di Jalan Raya Semplak Gerendong Kampung Jl Cagak RT 002/004 Desa Rancabungur Kec. Rancabungur.

Menurut hasil rangkuman wartawan Mediasakti.id saat di lapangan dan mencoba konfirmasi, perihal Kantor Desa dari beberapa narasumber, menurut salah satu warga Desa Rancabungur, Ny Marlina Manurung (61), “Perihal Kantor Desa Rancabungur, yang saya ketahui bahwa sudah 5 kali pergantian Kepala Desa,” ucapnya.

Ia mengungkapkan, “Herannya sampai saat ini belum kunjung diperbaiki atau direnovasi, saya melihat dan merasakan sebagaimana warga, sangat tidak nyaman tentunya, kita sama-sama dapat memperhatikan serta menilai, melalui pintu masuk Kantor Desa pun sangat tidak layak, kalau kita sebagai tamu memasuki Kantor Desa, langsung disuguhkan dengan MCK,” paparnya.

Marlina menambahkan, “Dan bukan hanya itu saja, kami pun was-was sebagai warga, ketika menyambangi kantor tersebut, khawatirnya terserempet dengan kendaraan, baik itu Roda 2  maupun Roda 4, mengingat lokasi area Desa pun kurang strategis untuk kami sebagai warga jika berkunjung ke Kantor Desa dalam hal kepengurusan data atau pun lain-lainnya,” begitulah tuturnya.

Ny Marlina Manurung menyampaikan, “Memang saya bukanlah bagian dari penduduk asli, namun setidaknya ketika ditanya, hanya ini yang dapat saya sampaikan, dari tahun 2015 sampai saat ini, saya ya tinggal di ambar telaga residen, dan saya sangat menyukai lingkungan di sini, udaranya yang cukup baik, buat saya tentunya, yang sudah memasuki usia ya,” sambil tersenyum beliau menyampaikan.

“Dan tidak terlalu padat lalu lintas seperti hal nya di kota, apa lagi saya sudah tua dan sudah punya cucu,’ begitulah ungkap Ny Marlina Manurung kepada wartawan Mediasakti.id. saat dikonfirmasi.

Sapa Ny Marlina, “Pak Jurnalis, perlu diketahui, semenjak saya tinggal di ambar telaga residen, kenapa ya, saya belum pernah merasakan bantuan dari Pemerintah,” keluhnya.

Ia pun menambahkan, ‘Semenjak saya tinggal di Desa Rancabungur saya dan keluarga serta cucu saya belum pernah mendapatkan serta merasakan bantuan,” kata Dia.

Lebih lanjut Ny Marlina mengatakan, “Baik dari tingkat Desa, Kecamatan, Kabupaten Bogor, Provinsi maupun Pusat, apa yang saya sampaikan ga mungkin saya harus berdusta dan kenapa saya harus menghilangkan rezeki, kalau memang belum ya memang belum pernah saya merasakan bantuan tersebut pak Jurnalis,” cetusnya.

Ny Marlina menuturkan, “Dari tahun 2015 hingga saat ini, saya belum pernah merasakan bantuan apapun, sementara tetangga saya baik yang di depan, belakang, samping kiri, samping kanan rumah saya, lainnya sudah mendapatkan bantuan dari berbagai daerah,” jelasnya.

“Saya berharap, dalam hal ini Pemerintah adil kepada lapisan masyarakat untuk berbagi, bicara sulit, saya juga sulit secara ekonomi pak Jurnalis,” terangnya.

“Semoga Pemerintah Desa sampai dengan Pusat, dapat terketuk hatinya kepada kami masyarakat kecil yang juga ingin mendapatkan hak yang sama seperti warga lainnya, sebagaimana hal itu tertuang di sila ke 5 (Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia), pungkas Ny Marlina Manurung.

Di kantor Desa Rancabungur Mediasakti.id. mencoba konfirmasi salah satu pegawai yang ada di Kantor Desa Rancabungur. Saat dikonfirmasi perihal Kantor Desa, Aceng Hudri mengungkapkan, “Kantor Desa ini memang sudah cukup lama kondisinya seperti ini, namun dalam hal pengajuan untuk dapat direnovasi juga sudah lama kami meminta atau mengajukan permohonan, namun hingga saat ini belum juga terealisasi,” paparnya. menjelaskan selaku Kesra di Desa Rancabungur (30/09/2021).

Ia pun menyampaikan, “Di Desa Rancabungur Kecamatan Rancabungur, kami memiliki 11 RW dan 44 RT serta 2 Kadus yang ada di Desa Rancabungur, serta total warga yang terdata ada kurang lebihnya sebanyak 8.000 jiwa, untuk keseluruhannya di desa ini dan kami juga memiliki 4 SD, 5 Paud, 1 SMP serta 1 SMK dan 1 Puskesmas,” begitulah tuturnya.

Saat ini memang sedang berjalan perbaikan namun tidak di Desa Rancabungur, Aceng menambahkan, “Kecamatan Rancabungurlah yang saat ini sedang berjalan renovasi, cukup ironis tentunya kalau dilihat,” katanya.

Namun Ia pun tidak berani melanjutkan pembicaraan, dikarenakan bukan ranahnya dan bukan kapasitasnya juga untuk menjawab hal itu, ungkapnya Aceng Hudri kepada MediaSakti.id.

Hingga berita ini ditayangkan, Ia memohon agar perbaikan serta keadilan boleh didapatkan. “Baik dari warga itu sendiri mau pun dari pihak Pemerintahan Desa Rancabungur, dan semoga ke depannya dapat terealisasi dan Desa Rancabungur bisa menjadi Desa unggulan yang mandiri seperti Desa-desa lainnya,” pungkasnya.

Jurnalis : Jon Piter

Terima kasih telah membaca Mediasakti.id
Dapatkan informasi, inspirasi dan Insight di email kamu.

Artikel sebelumyaKapolsek Kertajati Himbau Warga Tetap Disiplin Prokes di PPKM Darurat dan Bagikan Masker
Artikel berikutnyaPKL dan Pasar Tumpah di Tegur Secara Humanis dan Persuasif oleh Petugas Ops Yustisi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here