Beranda Jabodetabek Bupati Bogor Ingin Diresmikannya Rumah Oksigen Agar Dapat Berfungsi Juga Sebagai Pusat...

Bupati Bogor Ingin Diresmikannya Rumah Oksigen Agar Dapat Berfungsi Juga Sebagai Pusat Isoter Diwilayah Nanggung

161
0

NANGGUNG KAB BOGOR MediaSakti.id. Bupati Bogor, Ade Yasin didampingi Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan, resmikan Rumah Oksigen di wilayah Kecamatan Nanggung Kabupaten Bogor yang merupakan bantuan dari PT. Antam Tbk melalui kegiatan Saba Desa, Senin 20 September 2021.

Bupati Bogor menegaskan, dengan diresmikannya rumah oksigen, selain sebagai upaya pemenuhan kebutuhan oksigen dimasa pandemi, rumah oksigen juga dapat dijadikan tempat Isolasi Terpadu (Isoter) pasien Covid-19 di wilayah Kecamatan Nanggung. Selain meresmikan Rumah Oksigen Bupati Bogor juga melakukan peninjauan langsung untuk memantau kegiatan PTM di SD Parakan Muncang 02.

“Alhamdulilah hari ini kita resmikan rumah oksigen, walaupun tidak ada kata terlambat, meskipun trend kasus konfirmasi positif di Kabupaten Bogor terus melandai, bahkan jumlah BOR isolasi sudah berada di angka 13,87% dan BOR ICU  28,81 %, tetapi ini untuk jaga-jaga, rumah oksigen ini lebih banyak fungsinya, jika ada masyarakat disini yang terkena Covid, saya kira rumah oksigen ini bisa dijadikan Pusat Isolasi Terpadu,” begitulah tuturnya Bupati Bogor.

Menurutnya, saat ini wabah Covid-19 sudah menurun, kasus yang paling tinggi terjadi pada Juli 2021, dirinya mengaku keteteran termasuk pengadaan oksigen, bahkan ia harus meminta kepada pihak Krakatau steel untuk dapat membantu pengisian 100 tabung oksigen per hari.

“Walaupun di RS ada pengisian, karena BOR-nya 100% waktu Juli sehingga kekurangan harus kita cari sendiri, Alhamdulilah kita difasilitasi Krakatau steel 100 tabung per hari, kita bisa membantu tidak hanya di RSUD, namun RS Swasta tetap kita layani, karena dalam situasi begini tidak ada swasta atau negeri, akan tetapi semua harus bisa menolong masyarakat/warga, tujuan tidak lain agar bisa tertolong dan sembuh,” begitulah jelasnya.

Lanjut Ade Yasin menyatakan, sudah sangat bagus untuk dijadikan Pusat Isolasi Terpadu, karena rumah oksigen yang merupakan bantuan dari PT Antam ini menyediakan fasilitas oksigen serta tempat tidur, termasuk rehab untuk gedung serba guna yang ukuran sekitar 15 x 8 meter untuk kapasitas 8 tempat tidur dan 2 kamar mandi yang dapat dikelola oleh UPT Puskesmas Kecamatan Nanggung.

“Ada tempat tidur dan oksigen, saya kira ini bisa jadi pusat Isoter di Kecamatan Nanggung, karena sekarang Isolasi Mandiri tidak diperbolehkan kalau rumahnya tidak memenuhi syarat, seperti rumah kecil, kamar mandi dan kamar tidurnya bareng dengan keluarga yang lain, sehingga Isoman akan kita tarik ke pusat Isoter,” begitulah ungkapnya.

Kata Bupati Bogor menegaskan, kecuali rumahnya lantai 2, keluarganya di bawah, sedangkan yang sakit diatas, atau pisah kamar mandi itu memenuhi syarat dan kita perbolehkan, akan tetapi bagi masyarakat/warga yang positif dan rumahnya tidak layak untuk Isoman harus dibawa ke Isoter, mohon maaf bukan dipaksa, akan tetapi ini bentuk kepedulian serta upaya Pemkab Bogor untuk menghindari penyebaran Covid-19. Menurutnya, rumah oksigen juga dapat dijadikan Pusat Isoter terutama bagi masyarakat/warga Orang Tanpa Gejala (OTG).

“Saya kira rumah oksigen ini bisa untuk di jadikan pusat Isoter (OTG) agar bisa kumpul disini. Dan saya ucapkan Terima Kasih kepada PT. Antam yang telah memfasilitasi rumah oksigen ini. Perlu kiranya bersyukur warga Nanggung ini, dengan adanya CSR PT. Antam diwilayah Kabupaten Bogor. Kami berharap kedepannya CSR PT. Antam akan difokuskan pada pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat, pemberian modal bagi pelaku UMKM dan usaha baru lainnya, karena infrastruktur fokus dilakukan dengan dana Satu Milyar Satu Desa (SAMISADE),” begitulah tandasnya.

Selanjutnya, ditempat yang sama, General Manager PT. Antam Tbk, Muhidin mengungkapkan, rangkaian kegiatan Saba Desa ini merupakan kesepakatan yang baik bagi Antam untuk memperkuat hubungan yang lebih harmonis tentunya agar dapat bersinergi dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor, Muspika Kecamatan Nanggung dan para kepala Desa di Kecamatan Nanggung.

Di wilayah operasional unit bisnis-bisnis pertambangan emas Pongkor, Antam terus berkomitmen untuk mendukung pemerintahan dalam upaya penanganan Covid-19 di wilayah operasional Kecamatan Nanggung salah satunya fasilitas rumah oksigen.

Rumah tangki oksigen ini merupakan ruangan atau bangunan yang memiliki fasilitas untuk pertolongan pertama bagi pasien positif Covid-19, OTG ataupun gejala ringan yang mengalami penurunan saturasi oksigen dalam tubuhnya saat menjalani isolasi mandiri di rumah ataupun di fasilitas yang sudah di sediakan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor, sehingga diharapkan kondisi pasien akan dapat membaik.

Adapun bantuan yang diberikan diantaranya terdiri dari ;

*) Rehabilitasi bangunan untuk rumah oksigen.

*) Oksigen konsentrator sebanyak 10 unit.

*) Kemudian ranjang pasien sebanyak 10 unit.

*) Peralatan medis.

*) Alat pelindung diri.

*) Dan alat pendukung lainnya.

Antam juga akan melaksanakan vaksinasi masyarakat/warga untuk membantu Pemerintah, yang akan dilakukan di Kecamatan Nanggung mulai tanggal 21 s/d 25 September 2021 dengan target 10 ribu orang per harinya, sekitar 2 ribu vaksinasi.

Manajemen dan seluruh direksi PT. Antam Tbk menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Bupati Bogor, yang telah memberikan dukungan terhadap operasional perusahaan dan semoga dengan adanya rumah oksigen ini dapat membantu Pemerintah dalam penanganan kesehatan untuk masyarakat/warga yang membutuhkan terapi oksigen secara ketat dan layak,” begitulah tuturnya.

Camat Nanggung, AE Saepuloh menerangkan, rangkaian kegiatan Saba Desa yang dilakukan di wilayah Kecamatan Nanggung adalah peresmian rumah oksigen, ini dilakukan karena maraknya Covid-19, terutama varian baru, yaitu varian delta sehingga pihaknya bersinergi dengan PT. Antam, untuk senantiasa dapat melakukan antisipasi serta berharap bisa menanggulangi kekurangan oksigen yang sempat terjadi kelangkaan di awal bulan Juni.

“Alhamdulilah sudah diresmikannya serta ditinjau oleh Bupati Bogor Ade Yasin dan Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan. Kegiatan Saba Desa kedua, sesuai dengan turun nya level PPKM dari level 4 ke level 3, kami mencoba melakukan instruksi Bupati untuk dapat melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), dan saat ini sudah sesuai dengan surat dari Dinas Pendidikan, kami Kecamatan Nanggung merekomendasikan untuk dapat melakukan PTM dengan tetap melaksanakan Protokol Kesehatan,” begitulah tutupnya.

Jurnalis Jon Piter/Red

Terima kasih telah membaca MediaSakti.id.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

 

Daftarkan email

Artikel sebelumyaPasar Tradisional Yang Terlindas Dengan Pasar Modern, Hal ini Diperlukan Campur Tangan Pemerintah, Agar Pasar Tradisional Masih Diminati Oleh Masyarakat
Artikel berikutnyaTinjau Progres Pembangunan Desa Bupati Bogor Melakukan Kegiatan Saba Desa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here