BAHAYA ANAK MENANGIS TERLALU LAMA AKAN BISA KEJANG LIFESTYLE

 Ilustrasi anak menagis, Foto/tribun.

Caption: Ilustrasi anak menagis, Foto/tribun.

JAKARTA - Banyak hal yang bisa menyebabkan anak menangis, mulai ngantuk, kelelahan, lapar, haus hingga sakit. Namun Anda harus memastikan si kecil tidak terlalu lama menangis, khususnya saat sang buah hati ingin tidur.

Dr Sears menjelaskan, anak yang dibiarkan terlalu lama menangis bisa menyebabkan masalah kesehatan, seperti kejang-kejang.

Menurut dia, anak yang menangis sebelum tidur, umumnya dipicu oleh saluran hidung yang tersumbat akibat udara ruangan.

Hal ini biasa terjadi saat ruangan bersuhu dingin, ruangan berdebu, atau ruangan lembap. Penyebab lain, pakaian tidur yang tidak nyaman lantaran bahan yang terlalu tebal sehingga merasakan panas dan gatal.

Untuk itu, para orang tua harus mengenali tangisan anak dan segera merespon. Apalagi tangisan merupakan satu-satunya komunikasi yang bisa dilakukan bayi kepada orang tua.

Sementara, agar anak bisa tertidur lelap tanpa menangis, Anda bisa menempatkan si kecil dalam posisi senyaman mungkin hingga anak tertidur lelap. 

Jangan lupa hitung berapa lama waktu sampai dia tidur, dengan membiasakan ini, anak tidak akan menangis saat mengantuk. Demikian dilansir sindo. (Red)

Artikel Terkait: