LAJU KENCANG TIMNAS INDONESIA MENUJU LEVEL ASIA OLAHRAGA

 Gelandang Timnas Indonesia, Stefano Lilipaly (kostum merah)

Caption: Gelandang Timnas Indonesia, Stefano Lilipaly (kostum merah)

Meski hanya memetik hasil imbang 0-0 dalam laga uji coba kontra Puerto Rico, Timnas Indonesia terus menunjukkan kemajuan di bawah komando Luis Milla Aspas. Progres Irfan Bachdim cs terlihat dalam dua laga uji coba internasional tanpa menelan kekalahan.

Dalam laga kontra Puerto Rico, Timnas Indonesia mampu menguasai jalannya pertandingan sepanjang 2x45 menit. Berkali-kali Skuat Garuda memberikan ancaman dengan pola permainan cepat disertai umpan pendek.

Sayangnya, banyaknya peluang yang lahir lewat Irfan Bachdim, Marinus Wanewar, Gavin Kwan, dan Gian Zola, justru gagal dimaksimalkan menjadi gol. Meski demikian, kekuatan Timnas Indonesia menuju dua ajang prestisius, SEA Games 2017 Kuala Lumpur dan Asian Games 2018 Jakarta-Palembang, terus meningkat.

Dalam laga sebelumnya, Timnas Indonesia yang didominasi oleh para pemain Timnas U-22 dan 6 pemain senior, mampu menghantam Kamboja dengan skor 2-0. Memang, kemenangan ini diraih dari tim yang kualitasnya berada setingkat di bawah. 
Namun, dengan dua laga ini Milla sudah mulai menemuka titik terang dalam hal meramu tim dan memaksimalkan potensi para pemainnya.
Kerangka Garuda

Selama enam bulan menangani Tim Garuda, Luis Milla saat ini sudah memasuki fase akhir persiapan menuju kualifikasi Piala Asia U-23 dan SEA Games 2017 Kuala Lumpur. Dengan dua hasil tanpa kekalahan, eks pelatih Timnas Spanyol U-21 ini kian optimis menatap dua ajang tersebut.

Memang, Timnsa U-22 nantinya akan bertarung tanpa didamping para seniornya. Sebab, dalam dua laga uji coba kontra Kamboja dan Puerto Rico, Milla memanggil 6 pemain senior yakni, Kurnia Meiga, Fachrudin Aryanto, Bayu Pradana, Adam Alis, Stefano Lilipaly, dan Irfan Bachdim.

Menurut Milla, pemanggilan para pemain senior tak lain hanya untuk membantu anak asuhnya lebih berkembang. Kehadiran para pemain senior diyakini Milla bisa memberikan contoh positif dalam permainan.

"Mereka kami panggil agar membantu anak-anak ini berkembang, memberikan contoh cara bermain bagus dan dewasa. Tak ada pemain senior lagi di pemusatan latihan berikutnya. Itu tak masalah," ujar Milla dalam rilis yang diterima VIVA.co.id.

Setelah Hari Raya Idul Fitri, Milla akan kembali menggelar pemusatan latihan di Bali. Dalam sesi nanti, Milla akan terus membangun kerangka tim yang sudah ada agar pasukannya bisa semakin padu dalam bermain.

"Setelah Idul Fitri, kami akan ke Bali. Di sana, kami berlatih lagi, mengasah permainan agar lebih baik dan menyatu," kata Milla.

Sanjungan Bintang Naturalisasi.

Optimisme tak hanya dimiliki oleh Milla. Gelandang naturalisasi sekaligus pemain Timnas Indonesia senior, Stefano Lilipaly, juga memiliki pandangan yang sama. Lilipaly yang memenuhi panggilan Milla dalam laga kontra Puerto Rico, memuji perkembangan para pemain Timnas U-22.

Lilipaly memang baru kembali lagi ke Timnas Indonesia, pasca mengantar Tim Garuda menjadi runner-up Piala AFF 2016. Sebelumnya, Lilipaly sebenarnya sudah dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia dalam laga uji coba internasional kontra Kamboja.

Sayangnya, dalam laga kontra Kamboja gelandang klub Belanda, SC Cambuur, belum bisa memenuhi panggilan Milla. Lilipaly masih harus mendampingi sang istri yang melahirkan putra pertamanya.

Lilipaly akhirnya bisa bergabung dengan Timnas Indonesia dalam laga kontra Puerto Rico. Pasca pertandingan tersebut, Lilipaly melontarkan komentarnya terhadap perkembangan para juniornya di tangan Milla.

Mantan gelandang Persija Jakarta ini yakin jika Timnas U-22 akan mampu tampil maksimal, baik di ajang kualifikasi Piala Asia U-23 maupun di SEA Games 2017 Kuala Lumpur.

"Ini pertama kalinya saya bermain di tim ini lagi. Saya sangat menikmati sejak hari pertama kali saya berlatih. Saya sangat senang mendapatkan kesempatan untuk kembali bermain untuk tim nasional indonesia," kata Stefano seperti dilansir VIVA.co.id.

"Tim ini berisi pemain-pemain muda punya potensi dan saya yakin mereka bisa bermain bagus di kompetisi berikutnya," ujarnya.(red)

Artikel Terkait: