REKOR BURUK KANE DAN MOURINHO OLAHRAGA

Kane di Liga Inggris, hanya Manchester United dan Cardiff yang belum berhasil dibobol oleh Kane. Foto/Metro.

Caption: Kane di Liga Inggris, hanya Manchester United dan Cardiff yang belum berhasil dibobol oleh Kane. Foto/Metro.

Mediapembaharuan.com -- Harry Kane dan Jose Mourinho sama-sama punya rekor buruk. Siapa yang berpeluang mengakhiri rekor buruk tersebut dalam duel Tottenham Hotspur vs Manchester United di White Hart Lane, malam nanti?

Kane merupakan striker Inggris tersubur yang ada saat ini. Setelah mencetak 31 gol pada musim 2014/2015, Kane membuktikan bahwa ia bukan sekadar sensasi semusim. Dua musim selanjutnya, Kane juga selalu mencetak lebih dari 25 gol.

Namun di balik ketajaman Kane, ternyata Manchester United jadi salah satu tim yang menghadirkan mimpi buruk bagi mantan striker Leicester City itu.

Dikutip dari CNN Indonesia, dari 25 tim yang telah dihadapi Kane di Liga Inggris, hanya Manchester United dan Cardiff yang belum berhasil dibobol oleh Kane. Khusus untuk Manchester United, Kane telah beberapa kali melewatkan kesempatan saat bertemu mereka.

Kesempatan bagi Kane kembali datang hari ini. Dalam delapan laga kandang terakhir, Kane sebelas kali sukses membobol gawang lawan. Catatan bagus itu tentu diharapkan Kane bisa berlanjut saat menghadapi Manchester United kali ini.

Sementara itu Mourinho juga punya rekor buruk saat menghadapi Tottenham Hotspur di Liga Inggris yang telah terukir sejak Agustus 2005. 

Dalam empat lawatan ke markas Spurs selama kariernya bersama Chelsea, Mourinho hanya mampu mengantongi dua hasil seri dan dua kekalahan. Mourinho tentunya berharap bisa memumpus rekor buruk tersebut pada laga kali ini.

Namun tantangan untuk mewujudkan hal itu tidaklah mudah. Manchester United baru saja bermain di Liga Europa beberapa hari lalu dan kebugaran mereka tak sama seperti Spurs yang beristirahat dalam waktu lama.

Tak hanya itu, fokus Mourinho yang kini sudah mengarah ke final Liga Europa membuat Mourinho bisa saja kembali memilih menyimpan beberapa pemain andalan lantaran tak mau berhadapan dengan risiko cedera. (Red)

Artikel Terkait: