LUIS MILLA BISA TULARKAN FILOSOFI SEPAK BOLA BARCELONA KE INDONESIA OLAHRAGA

 mantan Presiden Barcelona, Joan Laporta mengatakan bahwa Luis Milla bisa menularkan filosofi sepak BOLABarcelona ke Indonesia / PSSI

Caption: mantan Presiden Barcelona, Joan Laporta mengatakan bahwa Luis Milla bisa menularkan filosofi sepak BOLABarcelona ke Indonesia / PSSI

JAKARTA - Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi, bertemu dengan mantan Presiden Barcelona, Joan Laporta, dan Presiden Valencia, Peter Lim, di Makostrad Gambir, Jakarta, belum lama ini. Dalam pertemuan singkat tersebut Laporta memuji langkah cerdas PSSI dalam menentukan pelatih kepala tim nasional yang kini dikomandoi Luis Milla.

Menurut Laporta, Milla bisa menularkan filosofi sepak BOLA Barcelona ke Indonesia. Maklum saja, pelatih berusia 51 tahun itu merupakan jebolan akademi La Masia dan pernah membela Barcelona selama lima tahun sebelum akhirnya hijrah ke Real Madrid pada 1990.

Milla sendiri memang dikenal memiliki filosofi sepak bola menyerang. Keberadaan pelatih berambut keriting tentu membuat penikmat sepak bola Tanah Air menaruh harapan besar kepadanya. Tapi Laporta percaya jika Milla bisa menularkan filosofi sepak bola Barcelona ke Indonesia.

"Saya telah memenangkan segalanya bersama Barcelona, bahkan Spanyol menang Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan dengan pemain dan gaya filosofi Barca. Saya percaya filosofi ini juga bisa diterapkan ke sepak bola Indonesia," jelas Laporta.
 
"Pemilihan Luis Milla sebagai pelatih Timnas Indonesia merupakan langkah cerdas yang ditempuh oleh PSSI dalam menemukan gaya sepakbola Indonesia," tambahnya.

Adapun Peter Lim mengatakan siap membantu sepak bola Indonesia. Diakuinya, Indonesia memiliki pasar yang begitu besar.

"Indonesia memiliki pasar yang begitu besar, pendukung yang begitu bergairah dan luar biasa," kata Peter.(red) 


Artikel Terkait: