Cekcok Di Lapo Tuak, Politisi PDIP Ditusuk Empat Kali Di Perutnya DAERAH

Korban di rumah sakit/RMOLSumut

Caption: Korban di rumah sakit/RMOLSumut

MEDIAPEMBAHARUAN.COM, SUMUT - Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Tapanuli Utara (Taput) Hulman Nababan terlibat perkelahian dengan seorang warga Rommel Parulian Lumbantoruan di sebuah lapo tuak. Hulman kritis terkena tusukan benda tajam.

Perkelahian menggunakan senjata tajam ini merupakan buntut dari ketersinggungan  Rommel atas ejekan Hulman saat keduanya minum tuak di sebuah lapo di kawasan  Jalan Sadar, Kelurahan Pasar Siborongborong, Kecamatan Siborongborong Kabupaten Taput, pekan lalu. 

Saat itu keduanya sedang minum tuak hingga larut malam, tiba-tiba istri Rommel datang dan menyuruh suaminya pulang. Hulman mentertawakan kejadian itu.  

"Hulman mengejek Rommel karena istrinya menjemput. Rommel sakit hati," kata Kapolres Taput AKBP Horas Marasi Silaen, Seperti dikutip Kantor Berita RMOLSumut, Jumat (9/11).

Ejekan Hulman tersebut ternyata menimbulkan dendam di hati Rommel. Pada Rabu (7/11) malam, Rommel mendatangi Hulman. Ia mencaci maki dan menantangnya berkelahi. Sama-sama meradang, Hulman pun meladeni tantangan tersebut.

Keduanya terlibat perkelahian menggunakan senjata tajam. Politisi PDIP tersebut membawa parang, sedangkan Rommel bersenjatakan sebilah pisau panjang.

Malang bagi Hulman, dalam perkelahian tersebut, ia terpeleset ke dalam parit. Pedang di tangannya terlepas. Rommel pun langsung menghujamkan pisau ke arah Hulman. Empat tusukan bersarang di perutnya, kiri dan kanan.

Aparat kepolisian yang mendapat informasi tentang kejadian ini segera datang ke lokasi. Bersama warga, polisi mencoba memisahkan kedua orang tersebut. 

Hulman yang mengalami luka tusukan pada bagian perutnya segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan. Kondisinya kritis dan mendapat perawatan intensif.
 
Sedangkan Rommel kini telah diamankan Kepolisian. Polisi juga menyita  sebuah parang, pisau dan besi berukuran dua meter sebagai barang bukti. 

"Rommel sudah kita tahan dan dilakukan pemeriksaan," pungkasnya. (Red)

Artikel Terkait: