42 Pelaku Penjarahan Di Palu Ditangkap Polisi DAERAH

Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo menyebut bahwa pihaknya telah menangkap sebanyak 42 orang yang terlibat dalam penjarahan tersebut/RMOL.

Caption: Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo menyebut bahwa pihaknya telah menangkap sebanyak 42 orang yang terlibat dalam penjarahan tersebut/RMOL.

MEDIAPEMBAHARUAN.COM, PALU - Polisi tidak main-main dalam menghadapi masyarakat yang melakukan penjarahan di Palu, Sulawesi Tengah pasca terjadi gempa dan tsunami.

Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo bahkan menyebut bahwa pihaknya telah menangkap sebanyak 42 orang yang terlibat dalam penjarahan tersebut.

“Polri telah mengamankan oknum masyarakat yang terbukti melakukan penjarahan,” kata dia dalam keterangan yang diterima, Seperti dikutip Rmol, Kamis (4/10). 

Mantan Wakapolda Kalimantan Tengah ini menjelaskan, 42 orang oknum warga Palu itu dijerat dengan pasal 363 KUHP lantaran kedapatan tengah melakukan penjarahan di daerah pergudangan di Jalan M. Hatta Palu, Sulawesi Tengah. 

Adapun beberapa barang bukti yang berhasil disita  dari lima tempat kejadian perkara yakni, satu unit mobil Avanza, tiga unit mobil truk, lima karung biji kakao, satu karung makanan ringan, 60 dus keramik, dan 250 atap seng. 

Selanjutnya ada 22 ban dalam motor, 34 botol oli mesin motor, 63 oli mesin merek federal, enam unit HP, 150 botol pupuk cair, 30 botol perstisida, dan dua karung makanan ringan. 

Dedi menjelaskan, dari TKP pertama, tiga orang ditangkap merupakan warga asal Palu. Kemudian TKP kedua, 11 orang warga Sigi ditangkap. 

“Lalu dari TKP ketiga, 10 orang warga dari Donggala. Di TKP empat, 12 orang warga Sigi, dan TKP kelima enam orang berasal dari Toli-Toli,” tuturnya. (Red)

Artikel Terkait: