PENCUCIAN UANG JEMAAH 1,8 TRILIUN, ABU TOURS MEMBANTAH DAERAH

Bermasalah, Abu Tour Berangsur Berangkatkan Jemaah. Foto/JPNN.Com.

Caption: Bermasalah, Abu Tour Berangsur Berangkatkan Jemaah. Foto/JPNN.Com.

MAKASSAR, Mediapembaharuan.com - Pihak Abu Tours menampik menggelapkan dan mencuci uang sebesar Rp 1,8 triliun milik jemaah. Uang tersebut diakui telah digunakan untuk membayar akomodasi pemberangkatan para jemaah di Saudi Arabia.

"Yang dana Rp 1, 8 T itu untuk pemberangkatan, sewa hotel, transportasi dan pemberangkatan jemaah yang sudah dilakukan," ujar kuasa hukum Abu Tours Hamza Mamba, Eri Edhi Satrio, saat ditemui di Mapolda Sulsel, pada Selasa (27/3/2018) sore.
Baca juga: Kemenag Cabut Izin Biro Umrah Abu Tours, PT SBL dan Mustaqbal

Lagi-lagi, Abu Tours menjanjikan akan memberangkatkan jemaah.

"Besok ada pemberangkatan, kemudian sudah dijadwalkan sampai April dan akan berlanjut terus. Maklumat penambahan dana dan voucher reward adalah solusi, apalagi yang gunakan ini 80 persen adalah repeat order," kata Eri.

Lanjutnya, hingga kini mereka pun masih mengusahakan agar pihak Polda Sulsel mengabulkan penangguhan penahanan untuk kliennya.

"Kami hormati keputusan penyidik, kita sudah masukan permohonan penangguhan penahanan kemarin dengan alasan Abu Tour tetap memberangkatkan jemaah," imbuhnya.

Sementara itu, Polda Sulsel hari ini menyita Kantor Abu Tours di Jalan Kakatua, Makassar. Penyidik juga menyita aset lain Hamzah Mamba di Jalan Baji Gau. (Red)

Artikel Terkait: