USAI HIRUP LEM, NEKAT RAMPOK KONTER HP YANG LAGI RAMAI, NYARIS TEMBAKAN SENJATA DAERAH

Pelaku percobaan Perampokan Konter Hanphone jalan AW Syahranie Air Hitam, Arey Irawan (26)tahun warga jalan IKIP Mekarsari Timbau Kabupaten Kukar diamankan aparat di Mapolsek Samarinda Ulu,Kalimantan Timur, Senin pukul 21.00Wita (19/2/2018). Foto/TribunKaltim.

Caption: Pelaku percobaan Perampokan Konter Hanphone jalan AW Syahranie Air Hitam, Arey Irawan (26)tahun warga jalan IKIP Mekarsari Timbau Kabupaten Kukar diamankan aparat di Mapolsek Samarinda Ulu,Kalimantan Timur, Senin pukul 21.00Wita (19/2/2018). Foto/TribunKaltim.

SAMARINDA, Mediapembaharuan.com - Aksi perampokan yang terjadi di salah satu konter HP, di jalan AW Syahranie, berhasil digagalkan warga.

Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 20.30 Wita, Senin (19/2/2018) malam tadi. Saat itu, kondisi konter tengah ramai ramai pengunjung, namun tidak membuat gentar dua pelaku perampokan.

Bermodal empat senjata jenis airsoft gun, serta senjata tajam, pelaku mulai melancarkan aksinya.

Sebelum mengancam dengan menggunakan senjata tersebut, pelaku sempat ditanya oleh pemilik counter, mengenai perihal kedatangan pelaku, untuk mencari handphone jenis apa.

Lalu, pelaku bertanya kepada pemilik counter, tentang jumlah karyawan yang bekerja di sana. Saat itulah pelaku langsung mengeluarkan senjata dan mengancam.

Namun, aksi pelaku dapat digagalkan oleh warga sekitar bersama dengan karyawan counter.

"Belum sempat pelaku menembakkan senjatanya, diringkus oleh warga duluan," ungkap Kapolsekta Samarinda Ulu, Kompol Raden Sigit Satrio Hutomo, seperti dilansir Tribunnews.com, Senin (19/2/2018).

Lanjut dia menjelaskan, satu pelaku atas nama Arey Irawan (26), warga Timbau, Kutai Kartanegara, berhasil diamankan. Sedangkan, rekannya berhasil melarikan diri dan saat ini tengah dilakukan pengejaran.

Selain itu, sebelum beraksi pelaku diketahui usai menghirup lem. "Pelaku dalam pengaruh lem, dia habis hirup lem sebelum beraksi," ungkapnya.

Sementara itu, saat ini pelaku tengah menjalani perawatan di RSUD AW Syahranie, karena mengalami luka-luka usai diamuk massa.

"Motif masih kita dalami lagi, termasuk asal usul pelaku mendapatkan senjata, dan pengembangan lebih lanjut, apakah pelaku pernah beraksi di lokasi lainnya," ucapnya.

"Saat ini pelaku di rumah sakit, menjalani perawatan," tutupnya.



Artikel Terkait: