GEMPAR VIDEO PEMUKULAN PRAMUNIAGA, WABUP KARAWANG TURUN TANGAN DAERAH

Wakil Bupati Karawang Ahmad Zamakhsyari mendatangi gerai Miniso untuk memberikan dukungan si pramuniaga dan bertemu manajemen. Foto/kompas.

Caption: Wakil Bupati Karawang Ahmad Zamakhsyari mendatangi gerai Miniso untuk memberikan dukungan si pramuniaga dan bertemu manajemen. Foto/kompas.

KARAWANG - Baru-baru ini publik digemparkan video seorang perempuan yang memaki pramuniaga gerai Miniso di Resinda Park Mall, Karawang. Bahkan kejadian tersebut diwarnai insiden pemukulan.

Video tersebut diunggah di jejaring sosial Facebook milik Andang Ikhwan, korban sekaligus pegawai Miniso pada Minggu (7/1/2018). Kiriman tersebut kemudian dibagikan oleh akun Facebook milik Vanny Fran'z ke grup Facebook "Karawang Info".

Hingga saat ini, kiriman tersebut disukai 2.300 dan dibagikan 306 kali. Selain video, 2 foto hasil screenshoot CCTV mal.

Dalam video berdurasi 1 menit tersebut tampak si perempuan memaki pramuniga. Bahkan, saat pramuniaga berbalik, perempuan itu malah menonjok bagian bawah telinga kiri pramuniaga itu hingga memar.

Dalam kirimannya, Vanny Fran'z menyebut pelanggan tersebut meminta dicarikan headset model terbaru yang cocok dengan ponsel miliknya.

"Pegawai tersebut kemudian memberikan barang yang cocok sampai dengan tipe 6S. Dan, di gerai tersebut juga terdapai sampel untuk mencoba," tulis Vanny Fran'z.

Singkat cerita, headset tersebut dibeli tanpa dicoba terlebih dulu. Selang beberapa waktu, pelanggan tersebut kembali ke gerai untuk menukar dengan barang lain karena headset yang ia beli tidak cocok dengan ponsel miliknya.

Customer tersebut menyatakan ingin menukar barang dengan nominal yang lebih rendah. Namun pramuniaga tersebut mengatakan tidak bisa karena tidak sesuai dengan SOP gerai dan harus konfirmasi ke supervisor-nya.

"Ketika pramuniaga berniat akan konfirmasi ke atasannya dan berbalik badan,  dan di saat berbalik badan pramuniaga tersebut malah justru mendapat kekerasan tangan dan juga kata-kata tidak pantas tersebut," tulisnya lagi.

Diketahui, kejadian tersebut terjadi pada Jumat (5/1/2018). Namun baru dilaporkan kepada manajemen pada Sabtu (6/1/2018).

Prihatin dengan kejadian tersebut, Wakil Bupati Karawang Ahmad Zamakhsyari dan sejumlah pejabat teras Pemkab Karawang mendatangi gerai tersebut, Senin (8/1/2018), untuk memberikan dukungan kepada korban dan bertemu manajemen.

Wabup berharap kapolres Karawang memproses kasus kekerasan tersebut.

"Wajib diproses. Karena dia sampai ngomong 'saya tembak kamu, saya punya pistol'," katanya.

Pria yang akrab disapa Jimmy ini membela Andang bukan karena ia warga Telagasari, Karawang, semata. Menurutnya, setiap pekerja wajib mendapat perlindungan.

Jimmy juga meminta kepada pihak manajemen untuk tidak memecat Andang. "Saya titip anak-anak ini. Bapak beruntung punya pegawai seperti mereka," ujarnya.

Ia juga meminta pihak keamanan lebih responsif jika terjadi keributan agar kejadian serupa tidak terulang. (Red)

Artikel Terkait: