WARGA BALI DIBERI SERTIFIKAT TANAH OLEH JOKOWI DAERAH

Presiden Joko Widodo di Provinsi Bali. Foto/sindo news.

Caption: Presiden Joko Widodo di Provinsi Bali. Foto/sindo news.

DENPASAR - Presiden Joko Widodo menyerahkan sertifikat tanah kepada warga Provinsi Bali di Lapangan Bajra Sandi Renon, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali, Jumat.

"Hari ini telah kita bagikan 5.903 sertifikat untuk Provinsi Bali," kata Presiden Jokowi.

Ia menyebutkan sertifikat tanah adalah tanda bukti hak atas tanah. Di Indonesia ada 126 juta bidang tanah yang harus disertifikat. Saat ini yang diberikan baru 46 juta. 

"Dan di Bali yang akan dibagikan 200.000 sertifikat. Dan semuanya di Bali ini paling cepat karena 2019 sudah semuanya diberikan, sementara yang lainnya sampai 2025," katanya.

Ia menyebutkan dengan adanya sertifikat akan menghindari adanya sengketa tanah. Saat ini ada ribuan sengketa yang harus diselesaikan.

Presiden juga berpesan kepada yang sudah menerima sertifikat tanah untuk merawat dan menjaga sertifikat itu.

"Saya titip yang pertama, sertifikat ini tolong dicarikan plastik agar tak rusak, kedua difotokopi agar kalau hilang mudah diurus lagi di BPN," katanya.

Jokowi juga mengingatkan warga agar memanfaatkan sertifikat tanah secara hati-hati terutama saat digunakan sebagai agunan pinjaman di bank.

"Kalkukasi dulu bunga dan pokoknya, bisa nyicil gak? Kalau enggak bisa jangan dipaksakan, hati-hati jangan sampai sertifikatnya disita bank," katanya dalam acara yang juga dihadiri Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Sofyan Djalil dan Gubernur Bali Made Mangku Pastika.

Presiden menyebutkan tahun 2017 ditargetkan penerbitan sertifikat tanah sebanyak lima juta sertifikat.

"Tahun depan tujuh juta, tahun depannya lagi sembilan juta sudah dibagikan. Saya yakin Pak Sofyan ini bekerja siang malam untuk segera memberikan sertifikat kepada masyarakat," kata Jokowi. ant

Artikel Terkait: