Uni Eropa Tak Akui Kedaulatan Israel Yang Diduduki Sejak Tahun 1967 INTERNASIONAL

Juru bicara Ketua Diplomasi Uni Eropa, Maja Kociancic.

Caption: Juru bicara Ketua Diplomasi Uni Eropa, Maja Kociancic.

MEDIAPEMBAHARUAN.COM, Brussel - Uni Eropa menyatakan enggan mengakui kedaulatan Israel atas area yang di invansi pasca perang 1967. Pernyataan tersebut dilatari perselisihan antara Israel dan Irlandia terkait Rencangan Undang-Undang (RUU) mengharamkan impor produk permukiman Israel.

Juru bicara Ketua Diplomasi Uni Eropa, Maja Kociancic, dalam konferensi pers di Brussel, Jum’at (12/07/2018) mengatakan: “Kami tentu saja, mengikuti perkembangan RUU Irlandia tersebut. Kami juga menegaskan tidak mengakui kedaulatan Israel atas wilayah yang diduduki tahun 1967 dan tidak menganggapnya bagian dari wilayah Israel. ‘’

Rabu lalu, Kongres Irlandia melakukan voting terkait RUU larangan impor komoditas Israel, 25 anggota kongres menyetujui RUU tersebut dan 20 menolak.

Setelah disetujui RUU tersebut kemudian kemudian diajukan ke DPR Irlandia untuk disetujui dan dilaksanakan. Namun partai berkuasa di Irlandia menentang RUU tersebut.

Kamis lalu, Kementerian Luar Negeri Israel memanggil Duta Besar Irlandia untuk memprotes RUU Irlandia tersebut serta mengancam akan menutup kedutaan Irlandia di Tel Aviv. (Red)

Suara Palestina

Artikel Terkait: