KANIBAL! KENCANI PACAR KEMUDIAN MEMAKAN TUBUHNYA INTERNASIONAL

Dmitry Luchin (21) dikabarkan memukul seorang perempuan yang dikencaninya, Olga B (45). Foto dari berbagai sumber.

Caption: Dmitry Luchin (21) dikabarkan memukul seorang perempuan yang dikencaninya, Olga B (45). Foto dari berbagai sumber.

MOSKOW - Seorang pria Rusia belum lama ini dituduh melakukan aksi kanibal usai membunuh dan memakan organ tubuh kekasihnya.

Dmitry Luchin (21) dikabarkan memukul seorang perempuan yang dikencaninya, Olga B (45), menggunakan sebuah botol minuman anggur.

Olga dipukul pada bagian kepala hingga 25 kali dan ditikam menggunakan benda tajam pada bagian dada sebanyak empat kali sampai tewas.

Usai kekasihnya itu tewas, Dmitry mengaku bahwa dirinya kemudian melakukan sesuatu yang "gila".

Dmitry mengatakan ia sempat memutilasi beberapa bagian tubuh Olga, termasuk telinganya.

Lalu, Dmitry menggunakan sebuah pisau daging untuk membelah tengkorak kekasihnya tersebut dan memakan otaknya.
Tak hanya itu, Dmitry juga bahkan meminum darah Olga.

"Saya suka rasa otaknya. Saya kemudian memutuskan untuk mencicipinya terus," ujar Dmitry kepada tim penyelidik.

"Lalu, saya menuang darahnya ke dalam sebuah gelas dan mengambil sisa darah yang tumpah di lantai. Saya butuh minuman untuk makanan saya," tambahnya.

Enam jam setelah kejadian itu, Dmitry meninggalkan apartemen Olga, yang jadi tempat kejadian perkara (TKP), dan membawa pergi komputer tablet, hair spray, serta uang senilai 150 ruble Rusia (Rp 34 ribu).

Insiden tersebut terjadi 8 Maret lalu, namun kesaksian terkait kejadian itu baru diberikan baru-baru ini.

Dmitry dijadwalkan untuk menghadap meja hijau atas perbuatannya tersebut tahun depan.

Pria dari Kota Valdai, Rusia, itu dikenal sebagai seorang penyair yang memiliki pemikiran tinggi layaknya seorang filsuf.

Dmitry diketahui terdaftar secara daring di situs 'Pembunuh berantai dan maniak dunia' dan ada bukti yang menunjukkan bahwa Dmitry adalah penggemar berat Jeffrey Dahner, seorang kanibal.

Polisi setempat mengatakan kasus yang melibatkan Dmitry ini merupakan kasus pembunuhan "paling mengerikan" yang tidak akan pernah dibayangkan orang-orang. Demikian dikutip dari tribunnews. (Red)

Artikel Terkait: