PRESIDEN FILIPINA: "SAYA BUTUH UANG" INTERNASIONAL

Presiden Filipina Rodrigo Duterte. Foto/PosKota News.

Caption: Presiden Filipina Rodrigo Duterte. Foto/PosKota News.

FILIPINA - Presiden Filipina Rodrigo Duterte meminta anggota parlemen untuk mengeluarkan lebih banyak uang untuk mendanai hingga 30.000 pasukan baru dan polisi yang dianggapnya perlu untuk mengatasi pemberontakan terkait ISIS yang sedang berlangsung di bagian selatan negara tersebut.

"Saya butuh uang dan kami punya banyak biaya untuk berbagi dengan semua orang termasuk perang di sini (di Marawi), saya harus mendanai militer. Saya harus mengatur ulang polisi," kata Duterte pekan ini dalam briefing keamanan di Malacanang Filipina, seperti dikabarkan Russia Today. 

"Saya membutuhkan 20.000 tentara baru. Ini sudah habis. Dan polisi, saya memerlukan sekitar 10 batalyon personel yang dilatih oleh Aksi Khusus," sambungnya. 

Duterte menambahkan bahwa langkah tersebut perlu diambil mengingat adanya ancaman keamanan baru yang muncul di Mindanao yang lebih besar dari Marawi.

Senator Panfilo Lacson menjelaskan setelah perundingan dengan anggota parlemen bahwa pernyataan Duterte memperhatikan "kebutuhan akan kaki segar" untuk menjaga negara. Karena itulah, Lacson menegaskan bahwa anggota parlemen cenderung mempercepat permintaan Duterte untuk mendapatkan kekuatan tempur tambahan.

"Dia ingin menyampaikan kepada kami bahwa dia membutuhkan 20.000 lebih tentara untuk seluruh Angkatan Bersenjata Filipina," jelasnya.

"Situasi keamanan akan sangat serius jika kita tidak menghadapinya sekarang," sambungnya. Demikian dikutip Rmol. (Red)

Artikel Terkait: