POLEMIK TENGGELAMKAN KAPAL, KOMISI IV DUKUNG MENTERI SUSI NASIONAL

Ilustrasi - penenggelaman kapal pencuri ikan. Foto dari berbagai sumber.

Caption: Ilustrasi - penenggelaman kapal pencuri ikan. Foto dari berbagai sumber.

JAKARTA - Ketua Komisi IV DPR Edhy Prabowo menyatakan pihaknya mendukung kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti terkait penenggelaman kapal pencuri ikan di kawasan perairan Indonesia.

"Kami tegaskan bahwa Komisi IV tetap mendukung kebijakan penenggelaman kapal asing yang memasuki wilayah Indonesia dan mencuri kekayaan alam Indonesia," kata Edhy di Jakarta, seperti dikutip kompas, Kamis (11/1/2018).

Menurut politisi Gerindra ini, seharusnya tidak perlu ada polemik antara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Pandjaitan dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengenai penenggelaman kapal asing pelaku illegal fishing tersebut. Karena keduanya merupakan bagian dari pemerintah.

"Terkait kebijakan menenggelamkan kapal asing, semangatnya Bu Susi kan untuk melindungi sumber daya alam kita, melindungi kekayaan negara kita dari asing, dan itu harus kita dukung," ucap dia.

Edhy menilai, penenggelaman kapal yang terbukti mencuri kekayaan alam Indonesia itu berdampak baik kepada nelayan serta menimbulkan efek jera. Namun, ia juga menyatakan bahwa pernyataan Menko Kemaritiman juga adalah untuk kebaikan negara sehingga tidak seharusnya ada proses "saling kuat-kuatan".

Seperti diberitakan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan tidak ada lagi penenggelaman kapal pada 2018 karena pemerintah ingin fokus pada upaya peningkatan produksi perikanan.

"Perikanan sudah diberitahu tidak ada penenggelaman kapal lagi. Ini perintah, cukuplah itu, sekarang kita fokus bagaimana meningkatkan produksi supaya ekspor kita meningkat," katanya seusai rapat koordinasi dengan empat menteri di bawah koordinasi Kemenko Kemaritiman di Kantor Kemenko Kemaritiman Jakarta, Senin (8/1/2018).

Sementara Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dalam sejumlah akun media sosial miliknya pada Selasa (9/1/2018) menyatakan penenggelaman kapal pencuri ikan sudah sesuai dengan UU Perikanan No 45/2009.

Adapun Presiden Joko Widodo di Jakarta, Rabu (10/1) mengemukakan bahwa kebijakan penenggelaman kapal asing yang melakukan penangkapan ikan ilegal di perairan Indonesia adalah upaya penegakan hukum.

"Kita tidak main-main dengan illegal fishing, terhadap pencurian ikan tidak main main. Oleh sebab itu yang paling seram ya ditenggelamkan," kata Jokowi. (Red)

Artikel Terkait: