KORUPSI DILAKUKAN NOVANTO BERJAMAAH BERSAMA KEPONAKANNYA NASIONAL

Setya Novanto, selaku mantan Ketua Fraksi Partai Golkar. Foto/kompas.

Caption: Setya Novanto, selaku mantan Ketua Fraksi Partai Golkar. Foto/kompas.

JAKARTA - Setya Novanto, selaku mantan Ketua Fraksi Partai Golkar, didakwa korupsi dalam proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik ( e-KTP).

Menurut jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), perbuatan melawan hukum itu dilakukan secara bersama-sama. Salah satunya, dilakukan bersama keponakan Setya Novanto, Irvanto Hendra Pambudi.

Hal itu dijelaskan jaksa dalam surat dakwaan yang dibacakan di Pengadilan Tipikor Jakarta, seperti dikutip kompas, Rabu (13/12/2017).

"Irvanto Hendra Pambudi selaku Direktur PT Murakabi Sejahtera dan Ketua Konsorsium Murakabi," ujar jaksa Irene Putrie, saat membacakan surat dakwaan.

Dalam surat dakwaan, jaksa juga menguraikan keterlibatan Irvanto dalam proyek e-KTP.

Pertama, Irvanto disebut sebagai salah satu pengusaha yang ikut berkumpul di Ruko Fatmawati milik pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong.

Menurut jaksa, para pengusaha yang berkumpul di Ruko Fatmawati berencana mengatur proses lelang proyek e-KTP.

Para pengusaha sepakat untuk memenangkan Konsorsium PNRI dalam lelang.

Sementara, Konsorsium Astragraphia dan Konsorsium Murakabi yang diwakili Irvanto, sengaja dibentuk untuk menjadi pendamping lelang.

Menurut jaksa, PT Murakabi Sejahtera memang dipersiapkan oleh Setya Novanto dan Andi Narogong untuk mengikuti proses lelang.

Untuk mengendalikan perusahaan, Setya Novanto membeli saham PT Murakabi.

Saham-saham tersebut dibeli atas nama Irvanto; istri Setya Novanto, Deisti Astriani Tagor, dan anak Novanto, Reza Herwindo.

Selanjutnya, PT Murakabi tersebut berkantor di Menara Imperium, yang merupakan ruang kantor milik Setya Novanto.

Selain itu, menurut jaksa, Novanto juga menggunakan keponakannya itu untuk menerima uang dari para pengusaha.

Setya Novanto disebut menerima 3,5 juta dollar AS melalui  Irvanto Hendra Pambudi. Jumlah itu baru setengah dari total uang suap sebesar 7,3 juta dollar AS. (Red)

Artikel Terkait: