Kosada Babel Bedah Buku "Mengejar Jodoh" BABEL

 (Foto: Tahir)

Caption: (Foto: Tahir)

''Lahirnya buku ini, sebenarnya idenya saya dapatkan dari pengalaman dan cerita teman teman saya dan pengalaman pribadi juga. Karena pertanyaan kapan menikah merupakan sebuah pertanyaan yang selalu hadir dalam kehidupan seorang perempuan yang umurnya di atas 30-an''

Pangkalpinang, Mediapembaharuan.com. Komunitas Aksara Muda (Kosada) Bangka Belitung (Babel) kembali menggelar kegiatan bedah buku. Kali ini, buku yang dibedah berjudul "Mengejar Jodoh" buah karya novelis Lia Shine.

Novel mengejar jodoh ini pun dibedah oleh Desri Suliswani yang merupakan Ketua Kampung Dongeng (Kado) Bangka Belitung, dan dimoderatori oleh Ketua Umum Kosada Bangka Belitung, Muhamamd Tahir.

Antusias para peserta yang hadir begitu luar biasa, karena melebihi kuota yang ditargetkan oleh penyelenggara. Hujan pun tak mampu membendung semangat para peserta untuk datang ke acara tersebut yang berlangsung pada hari Minggu malam, 21 April 2019.

Ketua Pelaksana Annisa Pramitya merasa senang karena kegiatan yang sudah dipersiapkan jauh jauh hari itu dapat terlaksana dengan baik bahkan peserta yang hadir melebihi kouta yang disiapkan.

"Saya bangga malam ini atas kerja keras panita sehingga acara in terlaksana dengan peserta yang sangat banyak sehingga jauh dari perkiraan yang lkita harapkan," ujarnya.

Begitu pula dengan Ketua Umum Kosada Babel Muhammad Tahir, ia mengapresisi kekompakan para anggotanya sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik.

"Saya bangga dan kagum dengan semangat anggota Kosada dalam membuat kegiatan selalu memuaskan dan sukses," ungkapnya saat memberikan sambutan.

Ide menulis Novel ‘’Mengejar Jodoh’’

‘’Lahirnya buku ini, sebenarnya idenya saya dapatkan dari pengalaman dan cerita teman teman saya dan pengalaman pribadi juga. Karena pertanyaan kapan menikah merupakan sebuah pertanyaan yang selalu hadir dalam kehidupan seorang perempuan yang umurnya di atas 30-an.

Buku ini pula menceritakan sosok perempuan yang bernama Florian yang belum menikah sebab menunggu laki-laki yang ia cintai bernama Faras.

Tokoh Florin ini adalah Sosok perempuan jutek dan setia pada orang yang ia sukai mesti laki-laki itu disebutnya PHTK ( Pemberi Harapan Tanpa Kepastian )," cerita sang Novelis tentang sekilas isi novel yang ia tulis.

Tanggapan Pembedah Setealah Membaca Novel ‘’Mengejar Jodoh’’

"Setelah membaca buku mengejar jodoh yang ditulis Lia shine ini, membuat saya membacanya satu hari saja dengan tebal halaman ratusan lembar ini, menandakan bahwa bahasanya tidak membuat saya banyak mikir, dan mengalir untuk dibaca". (Desri Suliswani)

Penulis: Tahir

Editor: Hun

Artikel Terkait: