ATK BASING KI, Sistem Toefl Test Ala UPB IAIN SAS Babel BABEL

 Tes Toefl UPB IAIN SAS BABEL sistem aplikasi ATK Basing KI. (Foto: Ryanico)

Caption: Tes Toefl UPB IAIN SAS BABEL sistem aplikasi ATK Basing KI. (Foto: Ryanico)

"Tesnya keren banget, suka karna di situ no paper at all selama tes. semuanya pakai computer, jadi bener-bener enak & nyaman banget. Its very good, semoga kedepan UPB IAIN bisa lebih berkembang lagi''

Bangka, Mediapembaharuan.com. Unit Pengembangan Bahasa (UPB) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syaikh Abdurrahman Siddik (SAS) Bangka Belitung menggelar Toefl Test dengan sistem Aplikasi Tes Kemampuan Bahasa Asing Kompetensi Inggris atau disingkat ATK Basing KI untuk peroide IX – XXX, Senin (08/04) di Laboratorium UPB.

Tes Toefl ini dilaksanakan setiap periodenya dengan diikuti 20 mahasiswa-mahasiswi sesuai dengan ketersediaan Komputer laboratorium yang bisa digunakan.

Kouta yang disediakan sekitar 600. Bila dihimpun menjadi 30 periode untuk tahun anggaran 2019,
saat ini pendaftar sudah mencapai periode 19 atau sekitaran 380 orang.

Dalam 1 hari kerja dilaksanakan hingga 4 periode mulai dari pukul 07.30 hingga pukul 17.30 WIB sesuai dengan jumlah pendaftar yang telah melakukan registrasi ulang.

Standar yang mesti dicapai ada dua macam, untuk Program studi (Prodi) umum yakni skor minimal 400. Tapi khusus prodi Tadris Bahasa Inggris (TBI) skor minimal yang harus dicapai 450. Target ini pun sebagai salah satu standar untuk memenuhi syarat Munaqosyah.

"Tesnya keren banget, suka karna di situ no paper at all selama tes. semuanya pakai computer, jadi bener-bener enak & nyaman banget. Its very good, semoga kedepan UPB IAIN bisa lebih berkembang lagi,'' ujar Ana Yuliana mahasiswi TBI semester 8 saat diwawancarai.

Salah satu pengelola UPB IAIN  Muhamad, M.Pd menyampaikan bahwa kedepannya pun akan menjadikan aplikasi ini sebagai Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) Unit Pengembangan Bahasa IAIN SAS dan kedepannya akan berupaya mengembangkan Aplikasi Tes Kemampuan Bahasa Asing Kompetensi Arab (ATK BASING KA) juga.

Ketua Pelaksana Tes Toefl Mandala Faldini menyampaikan rasa syukurnya karna berkat kerja keras tim panitia, pelaksanaan tes menggunakan aplikasi sukses walaupun menguras banyak tenaga, pikiran dan waktu hingga harus lembur berhari-hari.

Dosen Tadris Bahasa Inggris (TBI) Firdaus, M.Pd juga ikut mengemukakan apreasiasinya bahwa trobosan ini harus diusahakan agar mendapatkan dukungan secara penuh oleh pihak kampus.

Kepala Unit Pengembangan Bahasa (UPB) IAIN SAS Basri, MA menuturkan penerapan aplikasi ini diharapakan sebagai titik masuk peningkatan penguasaan bahasa asing civitas akademika. Dan idealnya mendapatkan respon untuk pengembanganc dan akselarasi kualitas SDM di IAIN SAS Babel.

Penulis: Ryanico 

Artikel Terkait: