Antrian Panjang Ribuan Peserta Memasuki Seminar Nasional Character Building BABEL

Antrian panjang ribuan peserta seminar nasional character building

Caption: Antrian panjang ribuan peserta seminar nasional character building "Road Map To Be The World Class Leader: Siap Menuju Indonesia Mandiri 2034".

Pangkalpinang, Mediapembaharuan.com - Sekitar 1.600 orang dari berbagai latar belakang yang didominasi generasi millenial rela antri sejak pukul 7 pagi demi melakukan registrasi peserta dalam seminar nasional character building "Road Map To Be The World Class Leader: Siap Menuju Indonesia Mandiri 2034". 

Seminar yang diadakan di Bangka City Hotel ini menjadi hingar-bingar dengan kedatangan sang Motivator Muda, yang juga sebagai pembicara kunci Syafii Efendi, Selasa (20/11/2018).

Acara yang diinisiasi oleh Wira Usaha Muda Nusatara (WIMNUS) bekerjasama dengan DPD KNPI Kota Pangkalpinang dan Jaringan Pengusaha Nasional (JAPNAS) Babel ini, padahal baru dimulai pada pukul 8.45 wib. 

Syafii Efendi adalah seorang Coach, Trainer, Motivator, dan Entrepreneur dengan berbagai sertifikasi dan penghargaan baik skala nasional dan internasional.

Di dunia pembicara Syafii Efendi dikenal sebagai Trainer dan Motivator Termuda nomor satu di Indonesia. Penghargaan ini diberikan oleh Majalah Peluang Tahun 2016, yang merupakan salah satu media nasional di Indonesia.

Ia juga mengambil beberapa sertifikasi internasional seperti: Certified Professional Coach dan Certified Executive Coach, Lean Practitioner, Grounded Business Coaching dan masih banyak lagi.

Sampai November 2016 Syafii Efendi telah menginspirasi dan berbicara lebih dihadapan 250.000 audiens di seluruh Indonesia dengan rekor 28 kali seminar dalam 1 bulan untuk peserta 500-4000 audiens di setiap seminarnya.

WAMNAS hadir untuk mengajak seluruh anak-anak muda Indonesia mengubah mindsetnya untuk menjadi entrepreneur yang dapat memberdayakan orang lain untuk tumbuh bersama, menjadi sumber inspirasi dan motivasi bagi lingkungannya. 

Selain itu diharapkan akan menjadi pemuda yang bisa memberikan kontribusi lebih terhadap umat dan bangsa yang tercinta di tahun 2034.

Yopa, mahasiswa STKIP MBB mengaku rela antri untuk registrasi peserta karena ingin paham cara mengatur keuangan di usia muda. "Bagaimana mengatur keuangan diusia muda untuk menang dimasa tua," ungkapnya. (Tahir)

Artikel Terkait: