Direktur LPPOM MUI Babel: UMKM Bersertifikat, Pemasaran Pasti Akan Lancar BABEL

Direktur LPPOM MUI Babel, Nardi Pratomo saat memberikan pemaparan.

Caption: Direktur LPPOM MUI Babel, Nardi Pratomo saat memberikan pemaparan.

Pangkalpinang - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Babel bekerjasama dengan Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Babel, MUI Babel, dan LPPOM MUI Babel, menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kelengkapan Dokumen bagi 40 Usaha Kecil Menengah (UKM) LDII, Sabtu kemarin (17/11/2018) di Kantor MUI Babel. 

Bimbingan teknis ini merupakan upaya yang dilakukan LDII untuk menaikkan kelas warganya yang menjadi pelaku usaha agar dapat menjadi pengusaha berkelas yang profesional religius. 

"Kegiatan bimtek ini sangat penting bagi pelaku UKM LDII untuk melengkapi administrasi seperti IUMK, IRT, HS yang tujuannya agar di tahun 2019 nantinya bisa memperoleh sertifikat halal dari MUI," ujar Ketua DPW LDII Babel, Ari Sriyanto saat memberikan sambutan.

Bimtek ini juga diharapkan dapat membantu pelaku UKM untuk mengembangkan usahanya secara profesional dengan ditunjang sertifikat halal dan kelengkapan dokumen usaha lainnya. 

Produk yang tersertifikasi dinilai akan mampu bersaing di pasaran, baik di dalam maupun luar daerah sehingga otomatis dapat meningkatkan perekonomian di Babel. 

"Kalau kita maisahnya lancar, pasti ibadahnya juga lancar, kalau UMKM kita bersertifikat pasti pemasarannya juga akan lancar," ujar Direktur LPPOM MUI Babel, Nardi Pratomo saat menjadi pembicara dalam bimtek tersebut.

Setelah mengikuti bimtek ini mereka diharapkan dapat menjadi percontohan bagi UKM lain yang belum bersertifikat halal dan melengkapi perizinan lainnya. 

Salah satu peserta bimtek, Arsutomo (50) pedagang Warung Mie Ayam Aloha merasa sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. Hal itu diakuinya karena setelah mengikuti bimtek ia lebih mengerti alur teknis pengurusan surat kelengkapan izin usaha. 

"Kegiatan ini sangat membantu saya dalam mengurus kelengkapan dokumen usaha saya, sehingga dapat meningkatkan penghasilan dan menjamin kualitas usaha saya," ujarnya usai mengikuti bimtek. 

Bimtek ini menghadirkan pemateri Wediarto, SKM dari Dinas kesehatan Babel, dan Nurul Huda dari Dinas Koperasi dan UKM Babel, Direktur LPPOM MUI Babel Nardi Pratomo, dan Ketua Umum MUI Bangka Belitung, Dr. Zayadi. 

Dalam hal permodalan DPW LDII juga menghadirkan narasumber dari Bank Syariah Mandiri, yaitu Kepala Cabang BSM Pangkalpinang, Ikrar Simbolon.

Ikrar memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada peserta Bimtek seandainya membutuhkan tambahan pembiayaan dan modal usaha, jangan sungkan-sungkan untuk berkonsultasi ke BSM. (Rls/Lines) 

Artikel Terkait: