Hampir Kelabui Petugas, Modus Penyelundupan Shabu Dimasukan Dalam Anus Akhirnya Terbongkar BABEL

Press Release.

Caption: Press Release.

Mediapembaharuan.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Babel bersinergi dengan Bea & Cukai Pangkalpinang, dan Pengamanan Bandara (Aviation Security/Avsec) Pangkalpinang berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis shabu melalui Bandara Depati Amir Pangkalpinang.

Dua tersangka berinsial "UA" (47 thn) dan "AF" (24 thn) yang berasal dari Banda Aceh, berhasil diamankan petugas setelah keduanya hendak menyeludupkan paket shabu dari Aceh ke Kota Pangkalpinang melalui jalur penerbangan.

Modus tersangka terbilang unik dan hampir sukses mengelabui Petugas Avsec Pangkalpinang, sebab barang haram tersebut ternyata disembunyikan di dalam anus kedua tersangka.

Kepala BNN Provinsi Babel Brigjend Pol Nanang Hadiyanto didampingi Kabid Pemberantasan AKBP Nur Iswanto, Kepala Bea & Cukai Pangkalpinang Nasrul Fatah dan perwakilan Avsec mengatakan, modus operandi kali ini berhasil diungkap berkat kejelihan petugas dan laporan dari masyarakat.

"Modus kedua pelaku berhasil diungkap berkat ketelitian kita dan laporan dari masyarakat pada Jumat lalu (12/10), bahwa ada 2 orang penumpang di Bandara Depati Amir yang diduga membawa narkotika dengan penerbangan dari Jakarta-Pangkalpinang," jelasnya saat Press Release di Kantor BNN Babel, Jumat pagi (19/10).

BNN yang mendapatkan informasi tersebut langsung berkoordinasi dengan Bea & Cukai dan Avsec Pangkalpinang untuk melakukan penyelidikan terhadap dua orang yang dicurigai persis sama dengan ciri-ciri yang disampaikan oleh pelapor.

Petugas kemudian melakukan penggeledahan secara manual dan menggunakan mesin x-ray Bandara Depati Amir, namun tidak ditemukan satu pun narkotika. 

Pemeriksaan dilanjutkan dengan menggunakan alat pendeteksi dalam tubuh atau rontgen di Klinik Prodia Kota Pangkalpinang, dan berhasil mendeteksi benda asing dalam tubuh tersangka.

Selanjutnya tersangka dibawa ke Kantor BNN Babel untuk dilakukan proses pengeluaran benda asing dari dalam anusnya yang diketahui merupakan 4 paket narkotika jenis shabu dengan berat total 200 gram.

"Masing-masing tersangka membawa 2 paket shabu (satu paket seberat 50 gram) yang ditemukan di dalam anus kedua tersangka," ungkap Kabid Pemberantasan AKBP Nur Iswanto.

Kepala Bea & Cukai Pangkalpinang Nasrul menambahkan, pengungkapan dengan modus operandi seperti ini berhasil dibongkar berkat sinergi yang telah lama terjalin dengan baik antara BNN, Bea & Cukai, dan Avsec.

"Sinergi memang kita perlukan dalam hal ini, (hasilnya) kita rajin melakukan pengungkapan-pengungkapan," ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Avsec mengatakan bahwa kerjasama ini perlu terus ditingkatkan, sebab pemberantasan narkotika merupakan tanggung jawab bersama. "Ini bukan hanya tanggungjawab BNN saja, tapi tanggungjawab kita semua," pungkasnya.

Demi mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua tersangka diancam dengan pasal 112 ayat (2) dan Pasal 132 ayat (1) UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun. 

Artikel Terkait: