Derry Sulistiawan, Sosok "Pembimbing" Tanpa Pamrih BABEL

Derry Sulistiawan, Wisudawan predikat Cum Laude (Dengan Pujian) FH UBB dalam Rapat Terbuka Senat Dengan Acara Tunggal Wisuda XVII UBB Tahun 2018, bertempat di Convention Hall Novotel Bangka, Kamis (11/10).

Caption: Derry Sulistiawan, Wisudawan predikat Cum Laude (Dengan Pujian) FH UBB dalam Rapat Terbuka Senat Dengan Acara Tunggal Wisuda XVII UBB Tahun 2018, bertempat di Convention Hall Novotel Bangka, Kamis (11/10).

Mediapembaharuan.com - Derry Sulistiawan, lulusan Cum Laude Fakultas Hukum (FH) Universitas Bangka Belitung (UBB), akrab disapa "Mas Derry".

Mungkin tanpa dijelaskan kenapa panggilan itu melekat pada dirinya, kita pasti sudah tau, sebab panggilan "mas" memang kerab ditunjukkan kepada orang-orang dari keturunan Jawa, ditambah warna kulitnya yang eksotis, hitam manis.

Di kalangan teman-temannya, Derry adalah sosok pejuang tangguh, sederhana, penyabar, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Ia berhasil menjadi motivator sekaligus pembimbing yang baik bagi teman-temannya kala sedang sibuk mengerjakan tugas akhir perkuliahan (skripsi) dengan tanpa pamrih. Semua itu ia lakukan atas dasar persahabatan. 

Pandangan Sahabatnya terhadap Derry

Abdul Fakih, salah satu sahabatnya yang juga satu himpunan (di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat UBB) menceritakan, sosok Derry sempat membuatnya kagum bahkan heran dengan bakat tersembunyi yang dimiliki oleh sahabatnya itu.

Padahal menurutnya, dari awal perkuliahan di semester pertama sampai masa tugas akhir, Derry bukan termasuk mahasiswa yang aktif di kelas. 

Potensi diri yang terpendam yakni kemampuan analisis hukum yang tepat, baru nampak saat mereka sama-sama mengerjakan skripsi di awal tahun 2017.

Karena kemampuannya, banyak dari rekan mahasiswa satu angkatan (2014) maupun angkatan di atasnya (2013 dan 2012) meminta bantuan Derry untuk menjadi mentor atau pembimbing skripsi. 

Derry juga dikenal di kalangan sahabatnya sebagai sosok yang sering memberikan nasehat dan motivasi yang menyejukan, sehingga skripsi yang awalnya menjadi momok menakutkan bagi sebagian besar mahasiswa yang menempuh program studi Strata Satu, kini berubah menjadi hal yang menyenangkan untuk segera diselesaikan.

"Bismillah semangat untuk langkah hari ini, langkah mu hari ini adalah salah satu langkah yang akan menolongmu dan mendorong mu melangkah maju sahabat," kenang Fakih saat menerima motivasi.

Artikel Terkait: