Polda Babel Kirim Bantuan Rp2 Miliar Ke Sulteng BABEL

Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Brigjen Pol Syaiful Zachri saat melepas bantuan sembako bagi korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala Provinsi Sulawesi Tengah, Kamis (4/10). Foto: Antara.

Caption: Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Brigjen Pol Syaiful Zachri saat melepas bantuan sembako bagi korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala Provinsi Sulawesi Tengah, Kamis (4/10). Foto: Antara.

MEDIAPEMBAHARUAN.COM, Pangkalpinang - Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung dan Polres jajaran berhasil menghimpun dana sebesar Rp2 miliar yang akan dikirim ke Sulawesi Tengah untuk membantu korban gempa dan tsunami di daerah itu.

"Dana yang kami himpun ini berasal dari bantuan anggota, masyarakat dan donatur yang peduli terhadap bencana alam yang terjadi di Sulawesi Tengah," kata Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Brigjen Pol Syaiful Zachri di Pangkalpinang, Kamis.

Ia mengatakan dana-dana yang telah terkumpul tersebut untuk membeli sembako, kebutuhan kesehatan, kebutuhan bayi dan makanan pagi. Selain itu, sebagian dana akan diserahkan secara tunai kepada Polda Sulteng sebesar Rp500 juta untuk pembangunan fisik.

"Kami berterimakasih kepada anggota yang telah peduli dan masyarakat yang antusias memperlihatkan kepeduliannya, sehingga dalam waktu singkat kami mampu menghimpun dana untuk membantu saudara-saudara kita yang terkena musibah," katanya.

Selain dari bantuan anggota dan masyarakat, dana yang terhimpun juga berasal dari perusahaan eksportir timah, yaitu PT RBT, PT Venus, PT Tinindo, PT ACL, PT LHS, PT SBS, PT DS Jaya Abadi, PT PMP, PT Tinindo Internusa, PT ATD Makmur Mandiri, PT BPT, PT Bangka Serumpun, PT Bukit Timah, PT AKS, PT PTU, CV AI Jaya dan CV United Smelting.

Dikatakannya, bantuan berupa sembako dan uang tunai senilai Rp500 juta yang dilepas menggunakan enam truk tersebut dikawal langsung oleh Dirkrimsus Kombes Pol Mukti Juharsa.

"Total barang yang akan dikirim sebanyak enam truk. Kami harap barang yang dikirim ini cepat sampai dan tepat sasaran, karena saudara kita di sana yang terkena musibah sangat membutuhkan bantuan," ujarnya. ant

Artikel Terkait: