Tegakan Keadilan Pemilu, Upaya Ciptakan Demokrasi Aman dan Damai BABEL

Ibnu Hajar/MP.

Caption: Ibnu Hajar/MP.

MEDIAPEMBAHARUAN.COM, PANGKALPINANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan memiliki tugas sangat berat dalam menyelenggarakan Pemilu 2019 mendatang. Karena KPU Harus menjaga keadilan, kejujuran, dan kebersihan Pemilu.

Jaringan pendidikan pemilih untuk rakyat (JPPR) Bangka Belitung melalui Anggota manager divisi Pendidikan Pemilih Ibnu Hajar mengatakan Konsep Sistem keadilan pemilu yang harus ditanamkan itu ialah menjamin pemilu yang terstruktur, sistematis, kredibel dan berintegritas dalam menegakan pilar demokrasi. 

"Pemilu yang terstruktur itu indikatornya harus didesain secara akurat untuk menjamin legitimasi demokrasi dan kredibilitas proses pemilu", Imbuh Ibnu Hajar. 

Ibnu juga menjelaskan pemilu yang sistematis dapat ditransformasi dengan nalar mencegah dan mengidentifikasi terjadinya ketidakberesan pada pemilu, sedangkan pemilu kridibel harus dilandasi dengan kekuatan kesadaran dalam pengawalan proses penyelenggara sampai perhitungan hasil.

Karena Pemilu yang adil bagian dari mandat konstitusional yang secara tegas dimuat dalam Pasal 22E ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945. Menciptakan keadilan pemilu langkah menegakan demokrasi aman dan kondusif. Karena semua warga Negara dilindungi oleh Undang-Undang bahkan menghilangkan hak warga Negara adalah pelanggaran berat. 

Ibnu juga mengajak seluruh elemen masyarakat dalam pesta demokrasi yang akan datang. 

"Mari kita tegakkan keadilan pemilu dengan mengawal proses penyelenggara pemilu agar aman dan damai karena demokrasi didalamnya terdapat moral dan nilai yang harus hidup agar demokrasi yang berkeadilan tercipta sesuai dengan harapan", tutupnya. (m3) 

Artikel Terkait: