KKN Dimulai Mahasiswa Sosialisasikan Program Kerja Pada Masyarakat Desa Cendil BABEL

Kamis (12/07/2018) malam bertempat di kantor Desa Cendil, Pengenalan program KKN UBB kepada masyarakat Desa Cendil. Foto: MP.

Caption: Kamis (12/07/2018) malam bertempat di kantor Desa Cendil, Pengenalan program KKN UBB kepada masyarakat Desa Cendil. Foto: MP.

MEDIAPEMBAHARUAN.COM, Belitung Timur - Kamis (12/07/2018) malam bertempat di kantor Desa Cendil, Pengenalan program KKN UBB kepada masyarakat Desa Cendil bertujuan agar masyarakat Desa Cendil dapat memahami serta bisa ikut berpartisipasi dalam kegiatan KKN UBB yang sedang dilaksanakan.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Perangkat Desa Cendil serta Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Eka Sari S.Si., M.Si. dan Ropalia M.Si.

Kerja Kuliah Nyata (KKN) yang mengangkat tema “ Pemanfaatan dan Pengelolaan Limbah Organik dengan Prinsip Bioteknologi di desa Cendil, Kelapa Kampit, Kabupaten Belitung Timur” disampaikan langsung oleh DPL Eka Sari S.Si., M.Si. dan Ropalia M.Si. 

Maman Suhermanto selaku Kepala Desa Cendil mengatakan KKN ini semoga menjadi wadah berbagi atau sharing-sharing informasi dengan masyarakat Cendil agar dapat menyatu dengan masyarakat kami.

 “kami mengharapkan program yang akan dikerjakan sesuai dengan rencana dalam menciptakan inovasi baru yang menjadi tolak ukur dimasyarakat” tambah Kades Cendil. 

Eka Sari selaku Ketua DPL Desa Cendil mengatakan KKN ini sebagai wadah berbagi tidak hanya diberikan peserta KKN akan tetapi jika ada masyarakat yang memiliki ilmu lebih bisa berbagi agar mewujudkan Desa Cendil yang lebih baik” 

Kegiatan sharing-sharing kegiatan ini juga berlangsung interaktif. 

 Disisi lain, Ropalia DPL 2 memaparkan tentang hidroponik ini cocok sekali dilakukan masyarakat Cendil dengan jumlah sayur yang tergolong sedikit dengan harga yang kurang ekonomis dengan prinsip tidak menggunakan tanah. 

"Masyarakat Desa Cendil ada pula yang pernah mencoba sistem Hidrofonik, sedangkan TKKS (Tandan Kosong Kelapa Sawit) belum pernah dilakukan budidaya untuk jamur tiram.

Hal ini menjadi sesuatu hal yang menarik bagi pemuda, PKK, aparatur desa dan selruh masyarakat Cendil, " tutup Ropalia. (RR) 

Artikel Terkait: