AKSI GERAKAN MENUTUP AURAT, INI PENJELASAN BAHWA SYARI TERNYATA BAIK UNTUK KESEHATAN BABEL

Aksi Gerakan Menutup Aurat (GEMAR) 2018 di Taman Sari Kota Pangkalpinang. Foto/MP.

Caption: Aksi Gerakan Menutup Aurat (GEMAR) 2018 di Taman Sari Kota Pangkalpinang. Foto/MP.

PANGKALPINANG - JARMUSDA Jaringan Muslimah Daerah Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK BABEL ) dan KAMMI BABEL kembali menggelar Aksi Gerakan Menutup Aurat (GEMAR) 2018 “Keep Yours Beauty With Hijab” Bersama FSLDK, KAMMI BABEL yang berkerjasama dengan Khadijah center, Fornusa, Salimah PD Pangkalpinang, Salimah PD Bangka Tengah, Odoj Babel, Bangka Tanpa Pacaran, dan Aisyiyah Muhammadiyah Pangkalpinang  Sabtu, 17 Februari 2018 .
Aksi Gemar ini dimulai dari pukul 13.30 WIB sampai dengan pukul 17.00 WIB di Taman Sari Kota Pangkalpinang. 

Ketua pelaksana kegiatan Pitrianova mengatakan Adapun serangkaian kegiatan yang dilakukan meliputi Tausyiah Akbar, Lomba menulis tentang Hijab, orasi, flashmob dan berbagi paket ratusan  hijab gratis.

"aksi ini tidak hanya dilaksanakan di Pangkalpinang, namun juga serentak dilakukan di beberapa wilayah Indonesia.  

Gemar yang tersebar di seluruh Indonesia. Sebenarnya apa sih tujuan dilakukannya aksi Gemar 2018? Aksi Gemar 2018 yang tepat dilaksanakan serentak tanggal 18 Februari 2016 bertujuan untuk mensyiarkan dan mengingatkan kembali kepada masyarakat terkait kewajiban menutup aurat terutama bagi umat islam." ungkap Pitrianova.

"Kewajiban menutup aurat sudah jelas dijelaskan dalam beberapa ayat pada surat-surat yang ada di dalam Al Qur’an selaku kitab pedoman umat islam. 

Diantaranya dalam surat Al Azhab ayat 59 yang artinya Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri orang-orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka” yang demikian itu agar mereka lebih mudah dikenal, karena itu mereka tidak akan di ganggu. Dan Allah lagi Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Selanjutnya dijelaskan pula pada surat An-Nur ayat 31 yang artinya Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasaan, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya,….”."tutup Pitrianova.

Salah satu peserta kegiatan tersebut Tri Mulyani mengatakan sudah jelas tidak ada alasan lagi untuk tidak menutup aurat. Mengingat banyak sekali manfaat yang dapat dirasakan ketika menutup aurat. 

Diantaranya yaitu menghindarkan diri dari fitnah dunia, terhindar dari tindakan kriminalitas dan pelecehan seksual yang saat ini marak terjadi, dicintai Allah dan RasulNya, serta manfaat kesehatan yang juga tidak diragukan lagi, yaitu dengan menutup aurat dapat menghindarkan diri dari panas matahari secara langsung, terhindar dari bahaya kanker yang diakibatkan oleh sinar UV.

"Eits, jangan salah GEMAR ini diperingati bukan untuk mengingatkan kaum hawa saja dalam menutup aurat, namun kalangan adampun juga wajib menutup aurat. 

Sudah jelas disebutkan dalam beberapa riwayat terkait batasan aurat laki-laki yang meliputi antara pusar hingga lutut baik kepada laki-laki muslim dan non muslim maupun terhadap wanita muslim maupun non muslim. 

Sedangkan aurat wanita adalah seluruh badan kecuali muka dan telapak tangan kepada wanita non muslim dan laki-laki muslim maupun laki-laki non muslim. 

Lalu bagaimana aurat wanita muslim dengan sesama wanita muslim maupun dengan mahramnya? Batasannya adalah dari bagian atas tubuh hingga lutut" tutur Tri Mulyani pada tim media.

Perilis: Rapdi Rahasiwi
Anggota KAMMI dan KOSADA BABEL

Artikel Terkait: