GIAT PATROLI, BELASAN ABG DIAMANKAN POL PP BABEL BABEL

Razia di kawasan Jembatan Emas, Tugu Simpang  Kantor Walikota, Warnet Simpang Airhitam, belasan remaja terjaring saat bermain game online. Foto/MP.

Caption: Razia di kawasan Jembatan Emas, Tugu Simpang Kantor Walikota, Warnet Simpang Airhitam, belasan remaja terjaring saat bermain game online. Foto/MP.

PANGKALPINANG - Sejak dilantiknya menjadi Kasat Pol PP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Yamowa Harfeza terus bergerak melakukan tugas penyelenggaraan ketertiban, ketentraman dan perlindungan masyarakat dimulai dari pembenahan internal, pembenahan ketertiban di Seputar Kantor Gubernur Provinsi Bangka Belitung, pembenahan  penataan parkir dan pos jaga, patroli. 
         
Begitu juga dengan Satpol PP yang fungsional pada hari jumat dan Sabtu kemarin (26-27, Januari) melakukan giat patroli ke sejumlah tempat di Pangkalpinang, sebagaimana biasanya dipimpin langsung oleh Kasat Pol PP.

Kasat Pol PP Provinsi Bangka Belitung, Yamowa Harfeza mengatakan, dari razia terakhir di kawasan Jembatan Emas, Tugu Simpang  Kantor Walikota, Warnet Simpang Airhitam, hasilnya sebanyak belasan remaja terjaring saat bermain game online.

Warnet tersebut dirazia karena jelas melanggar aturan dengan tetap beroperasi di atas jam yang telah ditetapkan. Ada yang tetap buka hingga pukul 23.35 WIB, bahkan ada pula yang sampai pukul 05.00 Pagi, " kata Yamowa kepada wartawan, Minggu (28/1/2018)Dini Hari.

"Kita melakukan pembinaan kepada para ABG yang ditemukan lagi nongkrong di jembatan emas dan tugu simpang Kantor Walikota serta pemilik Warnet Simpang Lampu merah Air Itam kantor Gubernur dimana pada saat patroli sekitar jam 02.00 wib dinihari masih banyak ditemukan para pelajar yg belum pulang dan masih bermain game. 

Pada kesempatan itu Kasat Pol PP juga meminta pemilik warnet bernama Chandra agar membuat peraturan jangan sampai anak dibawah umur dan masih sekolah masih diizinkan bermain jika sudah lewat jam belajar dan sudah tengah malam. 

"Jika masih tidak diindahkan, Kita dari  Satpol PP Provinsi Babel tidak sungkan-sungkan melakukan Penertiban terhadap warnet tersebut berdasarkan Tupoksi dan SOP yang ada di Satpol PP karena sudah ada keresahan dari masyarakat, " tegas Yamowa'a Harfeza. (MP-AAL)

Artikel Terkait: