"IBU KITE" ENDANG BERDUKA KEHILANGAN DUA IBU BABEL

Ibu kite melayat ke rumah almarhumah Hj Mahani binti KGS Ahmad Hasani (80) warga Jalan Aipda Rebuin Ahmad Yani dan almarhumah Yohanis binti Hj Saman (70) istri Nazar, warga Jalan Parit Lalang Pangkalpinang. Foto/MP.

Caption: Ibu kite melayat ke rumah almarhumah Hj Mahani binti KGS Ahmad Hasani (80) warga Jalan Aipda Rebuin Ahmad Yani dan almarhumah Yohanis binti Hj Saman (70) istri Nazar, warga Jalan Parit Lalang Pangkalpinang. Foto/MP.

PANGKALPINANGInnalillahi wainalillahirojiun, Kamis (25/1/2018) itu, calon Walikota yang mendaftarkan diri sebagai peserta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada ) Pangkalpinang 2018, kehilangan dua perempuan simpatisan yang telah dianggapnya sebagai seorang ibu. Ibu yang banyak memberikan motivasi dan nasehat untuk dirinya mengemban amanah sebagai pemimpin yang dicintai rakyatnya.

Dua ibu itu yakni, almarhumah Hj Mahani binti KGS Ahmad Hasani (80) warga Jalan Aipda Rebuin Ahmad Yani dan almarhumah Yohanis binti Hj Saman (70) istri Nazar, warga Jalan Parit Lalang Pangkalpinang.

Hadir melayat di dua kediaman duka almarhumah, Endang menyampaikan rasa duka mendalam kepada seluruh keluarga yang ditinggalkan serta membaca lantunan surat Yasin sebagai pengantar doa kepada almarhumah. 

Terlihat sepintas linangan air mata membasahi pipi Endang. Saat dibincangi sejumlah wartawan, Endang mengaku banyak mendapat masukan dari kedua almarhumah.

"Beliau-beliau selalu memberikan saya nasehat dalam perjuangan ini. Saya benar-benar sangat kehilangan sosok ibu yang menyemangati saya," ungkap Endang.

Namun ini, ungkapnya lagi, adalah kehendak Yang Maha Kuasa. Saat mengunjungi keluarga almarhum, Ibu Kite uga memberikan tali asih ke keluarga serta mendoakan kedua almarhumah. "Kita doakan yang terbaik untuk kedua almarhumah dan kepada keluarga yang ditinggalkan," tuturnya. (MP-AAL)

Artikel Terkait: