BEGINI KRONOLOGI TEWASNYA HAMIDAH DIBACOK ANAKNYA BABEL

Korban Hamidah yang tewas dibacok anak kandungnya. Foto/Bangka pos.

Caption: Korban Hamidah yang tewas dibacok anak kandungnya. Foto/Bangka pos.

BANGKA -- Senin (25/12/2017) siang jelang sore, warga Desa Lubuk Pabrik, Kecamatan Lubuk Besar, Bangka Tengah (Bateng) mendadak ramai. Pasalnya, seorang warga di desa ini meninggal dunia secara tragis.

Hamidah (55) tewas bersimbah darah setelah ditebas menggunakan sebilah parang. 

Berikut sejumlah fakta yang dikumpulkan bangkapos.com pada peristiwa tersebut.

1. Dibunuh anaknya sendiri
Menurut keterangan saksi Supri (54), Hamidah tewas dibunuh anaknya sendiri bernama David (27).

"Kejadian nya sekitar jam 14.00 WIB, siang tadi pas saya lagi santai dirumah dari rumah buk Hamidah terdengar teriakan histeris.

Saya langsung cek ke rumah, ternyata yang jerit Adnen, kakaknya David," ujar Supri.

Supri membeberkan, di lokasi saat itu pula saat dirinya datang nampak Adnen sedang memeluk adiknya David yang masih dalam kondisi memegang sebilah parang yang bersimbah dara.

"Saya cek isi dalam rumah, sontak terkejut lihat buk Hamidah sudah telungkup bersimbah darah dengan luka robek lebar di bagian kepala belakang. Awalnya aku kira luka biasa, saya nggak kuat, mau muntah, darah penuh di mana-mana. Ya bu Hamidah sudah meninggal," tambah Supri.

2. Ngomel bau amis ikan

Kasat Reskrim Polres Bateng, AKP Syamsul Bagja mengatakan kasus kali ini merupakan kejadian menonjol di wilayah hukum Polsek Lubuk Besar Polres Bateng.

Tersangka, kata Syamsul merupakan anak kandung korban bernama David (27). Tersangka tega menghabisi nyawa ibu kandung di rumah.

Syamsul menerangkan kejadian terjadi sekira pukul 14.30 WIB.

Saat itu pelaku sedang membersikan ikan dengan menggunakan sebilah parang di dapur.

"Berdasarkan keterangan, orangtua pelaku mengomel sambil berkata jangan buang air di dapur baunya amis, tetapi pelaku tidak menggubris.

Setelah itu orangtua pelaku berkata ikan itu mau diasin atau dipanggang terserah kalian biar beliau saja yang menyiangnya.

Tidak lama kemudian pelaku keluar dari dapur sambil langsung mengayunkan parang ke arah kepala korban atau orang tua pelaku sebanyak dua kali sehingga korban meninggal di tempat," ujarnya.

3. Dibawa ke Polres Agar Tak Diamuk Warga

Syamsul Bagja mengatakan usai menganiaya sang ibu, kakak pelaku bernama Adeni (29) warga RT 05 Desa Lubuk Pabrik langsung menangkap pelaku.

Anggota Polsek langsung mengamankan pelaku beserta sebilah parang yang digunakan untuk melakukan penganiayaan terhadap Hamidah.

"Kemudian langsung dibawa ke Polsek Lubuk, kemudian untuk menghindari dari amuk dari keluarga korban, maka pelaku di amankan ke Rutan Polres Bateng," ujarnya.

Syamsul menerangkan pihak kepoisian sudah mendatangi TKP dan mengamankan tersangka.

Beberapa alat bukti yang berhasil diamankan diantaranya sebilah parang yang digunakan pelaku, baju yang dipakai korban, baju yang dipakai pelaku. Demikian dikutip Bangka pos (Red)

Artikel Terkait: