DODOT : ENDANG BUKAN ORANG BARU DI DUNIA POLITIK BABEL

Dodot dan Endang berkolaborasi maju dalam Pilwako Pangkalpinang 2018. Foto/MP.

Caption: Dodot dan Endang berkolaborasi maju dalam Pilwako Pangkalpinang 2018. Foto/MP.

PANGKALPINANG - Setelah dipastikan berkolaborasi maju dalam Pilwako Pangkalpinang 2018 mendatang, Endang Kusumawaty dan Ismiryadi (EKSIS) terus bersosialisasi politik ke masyarakat Pangkalpinang. 

Mereka ingin menyakinkan masyarakat Pangkalpinang bahwa EKSIS siap membangun Pangkalpinang menjadi lebih baik. Ingin membangun Kota Bermartabat, Maju dan Hebat. 

Dalam silaturahmi dengan ratusan Warga Jalan Sekolah Kampung Melintang Pangkalpinang, Senin (10/12/2017), Endang dan Ismiruado memperkenalkan diro kepada warga Pangkalpinang untuk mengabdikan diri menjadi Walikota dan Wakil Walikota Pangkalpinang. 

Di hadapan ratusan warga kelurahan Melintang Jalan Sekolah saat pasangan Eksis bersilaturahmi, Ismiryadi atau yang biasa disapa Dodot mengakui dirinya bersama Endang siap membangun Pangkalpinang. Dodot pun menyakinkan warga bahwa Endang dan dirinya akan bekerja semaksimal mungkin bila diberikan kesempatan untuk memimpin Pangkalpinang. 

Selain itu, Dodot mengatakan Endang memiliki kemampuan itu memimpin Pangkalpinang. Hal itu katanya merunut sepak terjang Endang di dunia politik yang sudah cukup matang. 

Apalagi Endang pernah menjadi Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat sedangkan suaminya juga berhasil menjadi Ketua DPRD Jawa Barat di periode yang sama. Karena sama-sama Anggota DPRD maka Endang mengundurkan diri dari jabatan Anggota DPRD. 

"Melihat sepak terjangnya Endang ini bukan orang baru di dunia politik. Di Kota Bekasi Endang juga menjabat Wakil Ketua DPC Partai Demokrat dan suaminya Irfan Suryanegara menjadi Ketua DPD Partai Demokrat di Provinsi Jawa Barat,"ujar Dodot.

Jadi katanya, Endang memiliki pengalaman politik di Tanah Air. Hanya saja di Pangkalpinang Endang dianggap baru terjun ke dunia politik. 

"Suaminya itu senior saya waktu sama-sama Pimpinan DPRD. Saya Ketua DPRD di Babel ini, Pak Irfan di Jawa Barat. Mereka bukan orang baru,"jelasnya. (MP-AAL)

Artikel Terkait: