BMKG BABEL: GELOMBANG JALUR PENYEBRANGAN 3 METER, BAHAYAKAN KESELAMATAN BABEL

Ilustrasi - gelombang pasang. Foto dari berbagai sumber.

Caption: Ilustrasi - gelombang pasang. Foto dari berbagai sumber.

PANGKALPINANG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Kota Pangkalpinang memprakirakan potensi gelombang mencapai 2,0 sampai 3,0 meter berpeluang terjadi di jalur-jalur penyeberangan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada Selasa (12/12).

"Gelombang maksimum setinggi itu dapat membahayakan keselamatan, karenanya pengguna jasa angkutan laut dan para nelayan tradisional diimbau agar waspada," ujar prakirawan Kantor BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Kota Pangkalpinang, Nur Setiawan, Senin.

Ia menyebutkan potensi gelombang maksimum dengan ketinggian 2,0 sampai 3,0 meter dapat terjadi di Selatan Bangka dan Selat Karimata.

Ketinggian gelombang signifikan di jalur penyebrangan Selat Bangka diprakirakan antara 0,5 sampai 0,75 meter , di Selat Gelasa dan Utara Bangka antara 0,5 sampai 1,0 meter, sedangkan di Selatan Bangka dan Selat Karimata dapat mencapai antara 0,5 sampai 1,25 meter.

Dengan ketinggian gelombang maksimum yang dapat mencapai dua kali ketinggian gelombang signifikan, maka ketinggian gelombang di Selatan Bangka dan Selat Karimata dapat mencapai 2,0 sampai 3,0 meter.

Di sisi lain BMKG juga mengimbau agar mewaspdai adanya angin kencang dan awan petir (awan Cumulonimbus) yang menyebabkan tinggi gelombang bertambah.

Kecepatan angin di kawasan perairan diprakirakan berkisar antara 8 sampai 40 kilometer per jam yang rata-rata bertiup dari Barat ke Utara dan dari Barat Daya ke Barat Laut.

Pada kesempatan itu BMKG Kota Pangkalpinang juga mengimbau warga agar mewaspadai ketinggian pasang air laut di sejumlah pesisir pantai yang masih mencapai dua meter atau lebih.

Ketinggian pasang air laut di pesisir pantai Sungailiat Kabupaten Bangka diprakirakan dapat mencapai 2,11 meter dan di Membalong Kabupaten Belitung sekitar 2,09 meter.

Kemudian di pesisir pantai Toboali Kabupaten Bangka Selatan sekitar 1,63 meter, di Kelapa Kampit Kabupaten Belitung Timur 1,35 meter, di Belinyu Kabupaten Bangka 1,31 meter, di Tanjungpandan Kabupaten Belitung 1,30 meter, dan di Mentok Kabupaten Bangka Barat sekitar 1,03 meter.

"Oleh karena itu, kami mengimbau warga atau pun wisatawan agar mewaspadai pasang air laut dengan tidak beraktivitas di pesisir pantai yang terhubung langsung dengan laut lepas," ujar Nur Setiawan.

Cuaca di daratan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sepanjang Selasa diprakirakan cerah berawan dan berawan dengan peluang terjadi hujan lokal dan udara kabur serta hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang di beberapa wilayah terutama pada siang sampai sore hari.

Hujan lokal berpeluang terjadi hampir di sebagian besar wilayah Kepulauan Bangka Belitung terutama pada pagi, siang, dan dini hari.

Sedangkan hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang berpeluang terjadi di wilayah Kabupaten Bangka Barat, Bangka, Kota Pangkalpinang, Pulau Belitung, dan sekitarnya terutama pada siang sampai sore hari.

Kecepatan angin di daratan diprakirakan pada kisaran 10 sampai 20 kilometer per jam dengan suhu 23 sampai 31 derajat Celcius dan kelembaban udara 70 hingga 95 persen.ant

Artikel Terkait: