KEMUNCULAN TIGA EKOR BUAYA RAKSASA DI SUNGAI MANCUNG, MASYARAKAT HARUS WASPADA! BABEL

Buaya Ini Terekam Sedang Makan Kerupuk di Sungai Mancung Bangka Barat. Foto/tribunnews.

Caption: Buaya Ini Terekam Sedang Makan Kerupuk di Sungai Mancung Bangka Barat. Foto/tribunnews.

MUNTOK - Pengurus Lembaga Kelautan dan Perikanan Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung meminta warga mewaspadai kemunculan tiga ekor buaya di bawah jembatan Sungai Mancung, Kabupaten Bangka Barat, untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya korban.

"Selama ini kemunculan buaya di bawah jembatan Sungai Mancung malah menjadi tontonan warga yang kebetulan melewati Jembatan Mancung, padahal itu sangat berbahaya," kata Direktur Lembaga Kelautan dan Perikanan Indonesia Kabupaten Bangka Barat, Suhaidir Kojek di Muntok, Kamis.

Ia mengatakan, tiga ekor buaya dengan ukuran cukup besar di jembatan yang menghubungkan antara Desa Mancung dengan Desa Kayuarang, Kecamatan Kelapa sudah sering dilihat warga dalam tiga tahun terakhir dan ukurannya semakin besar.

"Bahkan buaya tersebut menjadi objek tontonan warga dan sering diberi makan kerupuk," katanya.

Menurut dia, para pengunjung yang sering berdesakan di atas jembatan bisa saja menjadi korban keganasan binatang liar tersebut jika tidak berhati-hati.

"Kami minta warga berhati-hati jangan sampai terjatuh ke sungai tersebut karena bagaimanapun juga buaya itu liar bisa mengancam keselamatan jiwa manusia,"

Suhaidir yang saat ini juga menjabat sebagai Koordinator Forum Masyarakat Nelayan Bangka (Formnebak) wilayah Bangka Barat tersebut mengatakan buaya yang sering hilir mudik di sungai itu dua ekor berkuran lebih dari tiga meter dan satu ekor dua meteran, berbadan besar sering terlihat di muara dan sungai.

"Kami pernah menghubungi instansi terkait namun hingga sekarang belum ada penanganan serius untuk memindahkan buaya-buaya tersebut sebelum jatuh korban," kata dia.ant

Artikel Terkait: