KETUM MUI BABEL: SEMANGAT LDII QURBAN 82 EKOR SAPI BABEL

Ketua DPW LDII Babel, Ari Sriyanto, S.Pd.I (kiri) dan Ketum MUI Babel, Dr. Zayadi, M.Ag (kanan).

Caption: Ketua DPW LDII Babel, Ari Sriyanto, S.Pd.I (kiri) dan Ketum MUI Babel, Dr. Zayadi, M.Ag (kanan).

PANGKALPINANG - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Babel Dr. Zayadi, M.Ag saat berkunjung di salah satu tempat penyembelihan qurban warga LDII di Kota Pangkalpinang, Jumat 1 September 2017, menyampaikan apresiasinya terhadap warga LDII yang semangat berqurban.

"Saya sangat mengapresiasi qurban yang mereka (warga LDII) lakukan, karena jumlah qurban sebanyak itu (82 ekor sapi dan 20 ekor kambing yang disembelih warga LDII se-Babel) bukan jumlah yang kecil. Ini yang perlu dicontohi oleh kita semua, dengan banyaknya mereka berqurban berarti semangat mereka untuk beribadah, dan kepedulian mereka terhadap sesama, itu yang utama di sini," kata Dr. Zayadi, M.Ag.

Menurutnya, ibadah qurban sangat penting, karena selain mengandung aspek spritual, juga mengandung aspek sosial yang menyangkut kepedulian terhadap sesama. "Ini luar biasa ini kalau di LDII ini yang berqurban untuk kepedulian terhadap sesama masyarakat," tuturnya.

Ketum MUI pun mengajak agar umat islam di Babel dapat mencontoh beberapa organisasi yang semangat berqurban. "Masyarakat Bangka Belitung setiap tahun mari kita berqurban! Mari kita contoh beberapa organisasi yang sudah mapan melaksanakan ibadah qurban dengan semangat. Ini adalah perintah Allah kepada kita yang di dalamnya terdapat aspek ibadah dan aspek moral sosial," tutupnya.

Sementara itu, Ketua DPW LDII Babel Ari Sriyanto menyampaikan bahwa setiap muslim harus mampu memaknai ibadah qurban, karena terdapat beberapa hikmah yang dapat dipetik dari kisah Nabi Ibrahim AS, yakni perintah dan ketentuan-ketentuan yang telah digariskan oleh Allah SWT harus dilaksanakan, harus disambut dengan tekad sami’na wa-atha’na mastatha’na.

"Karena itu, kepada umat Islam, mari mengambil hikmah dari kisah beliau (Nabi Ibrahim) sehingga menjadi warga teladan di lingkungannya, sehingga figur dan pribadinya menjadi dambaan lingkungan sekitarnya," tegas Ari Sriyanto saat menemani Ketum MUI Babel melakukan kunjungan ke lokasi penyembelihan qurban. (Fkh)


Artikel Terkait: