GUBERNUR BABEL, BANGUN 14 GUDANG PENDINGIN BABEL

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan. Foto/Metro tv.

Caption: Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan. Foto/Metro tv.

PANGKALPINANG - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan menargetkan pembangunan 14 gudang pendingin (cold storage) untuk menyimpan ikan skala besar agar bisa hasil tangkapan dan budidaya perikanan masyarakat di daerah itu.

"Mudah-mudahan pada 2022 sudah ada 14 unit 'cold storage' di masing-masing kabupaten/kota," kata Erzaldi Rosman Djohan di Pangkalpinang, Selasa.

Ia menjelaskan 14 unit gudang pendingin ini akan dibangun di Kabupaten Bangka, Bangka Tengah, Bangka Barat, Bangka Selatan, Belitung, Belitung Timur dan Kota Pangkalpinang, sehingga nelayan dan pembudidaya tidak lagi kesulitan menyimpan hasil perikanannya.

"Setiap kabupaten/kota harus memiliki dua unit 'cold storage', untuk menjaga kualitas hasil tangkapan ikan nelayan tradisional," ujarnya.

Selain itu, kata dia dengan adanya gudang pendingin ini juga untuk menjaga stok dan stabilitas harga ikan di masyarakat.

"Selama ini pada saat kondisi cuaca di laut baik hasil tangkapan ikan berlimpah dan ketika cuaca buruk ketersediaan kurang dan harga melambung tinggi," ujarnya.

Menurut Erzaldi, di saat musim cuaca buruk hasil tangkapan ikan kurang, karena nelayan tidak bisa beraktivitas menangkap ikan di laut sehingga mempengaruhi kesejahteraan masyarakat pesisir yang rata-rata berprofesi nelayan.

"Selama cuaca buruk ketersediaan ikan terbatas, karena belum adanya infrastruktur 'cold storage' untuk menyimpan hasil tangkapan ikan nelayan," katanya.

Untuk itu, kata dia, pemerintah harus memiliki strategi untuk mengatasi stok ikan yang kurang selama musim cuaca buruk tersebut.

"Strategi pembangunan 'cold storage' ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam memberdayakan perekonomian masyarakat nelayan yang sejahtera dan mandiri," katanya. ant

Artikel Terkait: