TIGA PELAKU DAN 142 TON PUPUK PALSU DIAMANKAN DIT RESKRIMSUS POLDA BABEL BABEL

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (DIT RESKRIMSUS) Kepolisian Daerah (Polda) Bangka Belitung bersama Satuan Tugas (Satgas) Pangan mengamankan 142 ton pupuk palsu. Foto/media pembaharuan.com

Caption: Direktorat Reserse Kriminal Khusus (DIT RESKRIMSUS) Kepolisian Daerah (Polda) Bangka Belitung bersama Satuan Tugas (Satgas) Pangan mengamankan 142 ton pupuk palsu. Foto/media pembaharuan.com

PANGKALPINANG - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (DIT RESKRIMSUS) Kepolisian Daerah (Polda) Bangka Belitung bersama Satuan Tugas (Satgas) Pangan mengamankan 142 ton pupuk palsu. 

Gubernur Babel Erzaldi Rosman Djohan dalam  press release nya,di dampingi Kapolda Babel Brigjen Anton Wahono dan Dit Reskrimsus Babel mengatakan ada sebanyak 142 ton pupuk palsu dan  pupuk kadaluarsa yang tidak terdaftar di kementrian Perindustrian dan Perdagangan, Cv.Elisabeth jalan Parit Lalang Kota Pangkalpinang. 


Ada tiga pelaku yang di amankan Dit Reskrimsus Babel berinisial EW, H dan SL. Meraka di duga telah melakukan dan mengedarkan pupuk non subsidi yang tidak terdaftar dan juga  tidak memenuhi standart standart  kementrian, pupuk inipun sudah kadaluarsa,"kita bersyukur telah di temukannya pupuk ini oleh tim Satgas Pangan bersama jajaran Polda babel semoga ini dapat memberikan efek jera kepada orang yang telah melanggar hukum,"ucapnya, Senin (31/7/017).

Erzaldi menegaskan, atas perintah dari Kepolri bahwa Tim Satgas Pangan akan selalu melakukan pengamanan secara permanen dan terus menerus serta akan menindaklanjuti hal semacam ini yang mana akan bekerja sama dengan Pemerintah Daerah (Pemda), Bea cukai serta pihak pelabuhan. 

"Kita berusaha sekuat tenaga melakukan dan memberikan tindakan kepada mereka, peredaran peredaran pangan kebutuhan khususnya bhn pokok kita termasuk pupuk ini. Dan komuniti apapun termasuk palsu memalsu satgas pangan akan segera turun ke lapangan," lanjutnya. (MP-Jun) 

Artikel Terkait: