PUTRA INDONESIA 2017 INCAR BABEL JADI TUAN RUMAH BABEL

 Ilustrasi pemilihan putra putri indonesia. Foto/tribunnews.

Caption: Ilustrasi pemilihan putra putri indonesia. Foto/tribunnews.

BANGKA -- Putra Indonesia 2017 Babel yang juga nominasi The Best Regional Custom tingkat nasional, Ryan Prisela mengajak generasi muda untuk peduli terhadap lingkungan hidup, khususnya konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya.

"Putra Indonesia punya misi terhadap penyelamatan lingkungan hidup," kata Ryan saat acara buka puasa bersama dan workshop bersama alumni Putra Indonesia Babel 2017, seperti dikutip Bangka pos, Sabtu (10/6), di Hotel Puncak Pangkalpinang.

Pemilihan Putra Indonesia merupakan ajang pencarian pemuda berbakat yang memenuhi aspek masterly, mindful, masculin, manly dan modern.

Diharapkan mereka menjadi ikon untuk mempromosikan pariwisata, kebudayaan, lingkungan, olahraga dan gaya hidup sehat.

Ryan merupakan utusan Babel yang ikut dalam pemilihan Putera Indonesia di Pekanbaru belum lama ini, dan merupakan peagent pertama khusus putera yang diselenggarakan di provinsi kepulauan Bangka Belitung.

Melayu International Production selaku National Director melakukan kerjasama dengan Sahabat Management Indonesia sebagai Regional Director.

"Penyelenggara Putra Indonesia membidik Bangka Belitung untuk dijadikan tuan rumah penyelenggaraan Putra Indonesia ke-3 tahun depan. Tentunya tawaran ini harus disambut positif para stakeholder dan pemerintah daerah," ungkapnya.

Ryan menuturkan penyelenggara melihat potensi yang sangat besar dimiliki oleh Babel, sehingga layak dijadikan tuan rumah.

"Jika even ini digelar di Babel seluruh mata akan fokus ke Babel, tentu saja keberuntungan bagi kita untuk mendongkrak pariwisata," tuturnya.

Untuk diketahui juara Putra Indonesia diutus mewakili Indonesia dalam ajang Internasional terkait sosialisasi melestarikan lingkungan.

"Event ini sangat penting bagaimana kawasan konservasi dan pengelolaan lingkungan hidup kedepannya. 

Pihak penyelenggara event ini sempat menyinggung soal gunung maras yang ada di Bangka yang sangat bagus dijadikan objek sosialisasi pelestarian lingkungan. 

Tinggal bagaimana respon pemerintah saja apakah mau mengambil kesempatan ini," pungkasnya.

CEO Sahabat Management, Angga Pry Handoko mengungkapkan bahwa pihaknya tidak bisa berjalan sendiri untuk menggelar event berkelas tersebut tanpa didukung penuh oleh pemerintah.

"Event ini sangat penting sebagai ajang promosi Bangka Belitung terhadap isu penyelamatan lingkungan. Kita berharap pemerintah mau menyambut kesempatan ini," harapnya. (Red)

Artikel Terkait: