BMKG : BABEL BERPOTENSI HUJAN PETIR DAN ANGIN KENCANG BABEL

 Ilustrasi (hujan petir dan angin kencang). Foto/Raya pos.

Caption: Ilustrasi (hujan petir dan angin kencang). Foto/Raya pos.

PANGKALPINANG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Kota Pangkalpinang mengeluarkan peringatan dini terkait kemungkinan hujan lebat disertai petir dan angin kencang yang diprakirakan berpeluang terjadi di Kabupatan Bangka dan Kabupaten Bangka Barat pada Selasa (23/5).

"Wilayah Jebus di Bangka Barat dan Belinyu di Bangka berpotensi dilanda hujan lebat disertai petir dan angin kencang sepanjang Selasa besok terutama pada siang hari," ujar prakirawan dari Kantor BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Kota Pangkalpinang, Anggun Rahmania, Senin.

Selain Jebus dan Belinyu, daratan lain di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung hanya berpotensi dilanda hujan lokal dan hujan ringan, seperti di Muntok, Sungailiat, Pangkalpinang, Koba, Toboali, Tanjung Pandan, Selat Nasik dan juga Manggar.

"Warga diharapkan senantiasa mewaspadai hujan yang disertai petir dengan tidak beraktivitas di tempat-tempat terbuka pada saat turun hujan," kata Anggun.

Kecepatan angin di daratan diprakirakan pada kisaran 20 kilometer per jam dengan suhu 24-32 derajat Celcius dan kelembaban udara 60-95 persen.

Sementara itu ketinggian pasang air laut maksimum melebihi dua meter diprakirakan dapat terjadi di pesisir pantai Membalong Kabupaten Belitung sekitar 2,08 meter.

Ketinggian pasang air laut maksimum di pesisir pantai lainnya rata-rata di bawah dua meter. Di Sungailiat Kabupaten Bangka diprakirakan 1,81 meter, di Toboali Bangka Selatan 1,63 meter, di Muntok Kabupaten Bangka Barat hanya 0,63 meter, di Belinyu Kabupaten Bangka 0,92 meter, di Tanjungpandan Kabupaten Belitung 1,04 meter dan di Kelapa Kampit Kabupaten Belitung Timur sekitar 1,63 meter.

Warga yang bermukim di kawasan pesisir pantai dan juga nelayan tradisional diimbau agar mewaspadai ketinggian gelombang yang bisa membahayakan keselamatan karena dapat berubah sewaktu-waktu tergantung perubahan cuaca dan kecepatan angin.

Pada kesempatan itu BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait kemungkinan ketinggian gelombang maksimum mencapai 2,0-3,0 meter di kawasan perairan dan juga di jalur-jalur penyeberangan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Gelombang maksimum setinggi 2,0 sampai 3,0 meter meter diprakirakan dapat terjadi di kawasan selatan Bangka, utara Bangka, Selat Gelasa, dan juga di Selat Karimata.

Ketinggian gelombang signifikan di jalur penyeberangan Selat Bangka diprakirakan antara 0,25 sampai 0,5 meter, di Selat Gelasa dan selatan Bangka 0,5 sampai 1,0 meter, di selatan Bangka 0,5 sampai 1,25 meter dan di Selat Karimata antara 0,5 hingga 1,5 meter.

Hanya saja ketinggian gelombang maksimum dapat mencapai dua kali ketinggian gelombang signifikan sehingga para pengguna jasa angkutan laut dan juga para nelayan tradisional diimbau agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan.

Kecepatan angin di jalur-jalur penyeberangan sepanjang Selasa diprakirakan berkisar antara 8 hingga 40 kilometer per jam yang rata-rata bertiup dari Timur ke Selatan. ant

Artikel Terkait: