KDMI BABEL TOLAK KONTES MISS WARIA PANGKALPINANG BABEL

 Komunitas Dakwah Mahasiswa Indonesia (KDMI) Babel, menolak penyelenggaran Miss Waria Pangkalpinang. (Foto: Media Pembaharuan.com)

Caption: Komunitas Dakwah Mahasiswa Indonesia (KDMI) Babel, menolak penyelenggaran Miss Waria Pangkalpinang. (Foto: Media Pembaharuan.com)

PANGKALPINANG - Setelah mendapatkan penolakan dari berbagai organisasi masyarakat (Ormas) di Bangka Belitung (Babel) terkait akan diselenggarakannya kontes Waria di Pangkalpinang, Komunitas Dakwah Mahasiswa Indonesia (KDMI) Babel, yang beranggotakan Mahasiswa gabungan dari PTN dan PTS di Pulau Bangka juga ikut menentukan sikap.

"Kami sangat terkejut dan prihatin dengan kabar seperti ini, kabarnya kegiatan pemilihan waria akan dilaksanakan pada 25 Maret 2017. Tentunya kabar ini akan membuat resah masyarakat yang mendengar dan mengetahuinya. Karena kegiatan ini akan membuka celah bagi mereka untuk menularkan hal-hal yang negatif dan tidak dibenarkan dalam syariat Islam," tegas Ketua KDMI Babel, Burhan kepada Mediapembaharuan.com, Rabu (15/3).

Menurutnya, hakikat manusia diciptakan Allah dalam keadaan sempurna, ada wanita dan pria. Dan Rasulullah SAW melaknati terhadap laki-laki yang menyerupai wanita dan wanita yang menyerupai laki-laki.

"Harapan kami, dari pihak pemerintah dan dinas terkait untuk mengklarifikasi serta menyelesaikan permasalahan ini secepatnya, agar nama Kota Pangkalpinang tetap bersih dan baik di kalangan masyarakat," tuturnya.

KDMI mendukung penuh program Pemerintah Kota Pangkalpinang untuk mewujudkan Pangkalpinang yang lebih tentram dan damai.

Ia mengharapkan, agenda kegiatan ini segera dibatalkan karena berdampak negatif bagi Generasi Bangsa. 

"Besar harapan kami Pemerintah dan pihak yang terkait untuk segera membekukan kegiatan ini, karena sama sekali tidak memberikan dampak positif dan justru berdampak negatif bagi generasi muda Indonesia," pungkasnya. (Fkh)

Artikel Terkait: