PEMPROV BABEL UJI COBA OPERASI JEMBATAN EMAS BABEL

 Gubernur Kepulauan Babel, Rustam Effendi bersama tim teknisi operasional saat menguji coba operasi Jembatan Emas di Pangkalpinang, Selasa (14/2). (Foto Antara)

Caption: Gubernur Kepulauan Babel, Rustam Effendi bersama tim teknisi operasional saat menguji coba operasi Jembatan Emas di Pangkalpinang, Selasa (14/2). (Foto Antara)

PANGKALPINANG - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengujicobakan Jembatan Emas untuk memastikan keandalan teknologi 'bascule' atau sistem buka tutup infrastuktur penghubung Kota Pangkalpinang dengan Kabupaten Bangka itu.  

"Alhamdulillah uji coba operasi jembatan ini berjalan dengan baik dan siap diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo," kata Gubernur Kepulauan Babel Rustam Effendi usai menguji coba operasi Jembatan Emas di Pangkalpinang, Selasa (14/2).

Ia menjelaskan, pembangunan Jembatan Emas dengan panjang 700 meter dan lebar 25 meter yang menelan biaya Rp420 miliar menggunakan dana APBD itu dalam upaya pemerintah provinsi mempercepat pembangunan sektor industri, pariwisata, kelautan, perikanan, pertanian dan perkebunan.

"Jembatan ini sebagai alternatif untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas di jalur Kota Pangkalpinang dengan Kabupaten Bangka," ujarnya.

Ia mengatakan Jembatan Emas ini merupakan jembatan satu-satunya di Asia Tenggara yang teknologi 'bascule' dan diharapkan bisa menjadi pusat studi banding bagi daerah lain dalam mengadopsi teknologi jembatan ini.

"Pembangunan jembatan ini sudah selesai 100 persen. Kegiatan pada masa mendatang difokuskan perawatan dan pemeliharaan jembatan yang membutuhkan biaya yang cukup besar," ujarnya.

Menurut dia berdasarkan kajian, biaya perawatan mencapai Rp2 miliar per tahun, agar pemanfaatan jembatan ini lebih optimal dan baik untuk mempercepat roda perekonomian masyarakat.

"Biaya perawatan jembatan ini menjadi perhatian khusus, untuk menjaga usia Jembatan Emas yang digagas oleh mantan Gubernur Kepulauan Babel almarhum Eko Maulana Ali," ujarnya.

Untuk itu, kata dia UPT yang dibentuk menjaga dan mengawasi operasional jembatan ini untuk bekerja maksimal, agar masyarakat dapat menikmati dan merasakan manfaatkan sarana ini dengan baik," harapnya.(ant) 

Artikel Terkait: