Pemprov Babel Terkendala Lahan Cetak Sawah BABEL

 Para pejabat daerah saat melakukan penanaman padi di Bangka.(Foto:Dokumen)

Caption: Para pejabat daerah saat melakukan penanaman padi di Bangka.(Foto:Dokumen)

MEDIA PEMBAHARUAN.COM,PANGKALPINANG - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terkendala lahan untuk merealisasikan bantuan cetak sawah baru, karena status lahan yang masih tumpang tindih.

"Kami berharap kelompok tani untuk lebih selektif dalam mengajukan bantuan cetak sawah baru," kata Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kepulauan Babel Toni Batubara di Pangkalpinang, Rabu.

Ia mengatakan program cetak sawah tahun lalu banyak yang belum dilaksanakan karena terkendala status lahan. Lahan yang akan dijadikan sawah itu berada di kawasan hutan lindung.

"Petani banyak yang tidak siap. Misalnya program cetak sawah di Desa Air Buluh Kabupaten Bangka Barat tidak bisa direalisasikan karena 80 persen lahan yang diajukan berada di kawahan hutan lindung," ujarnya.

Menurut dia untuk merealisasikan cetak sawah di Desa Air Buluh itu, pihaknya meminta kelompok petani untuk menyelesaikan status lahan cetak sawah itu.

"Kami siap membantu petani mencetak sawah, karena anggaran APBD dan APBN untuk perluasan lahan sawah ini cukup memadai," katanya.

Ia mengatakan program cetak sawah tahun ini seluas  4.200 hektare akan dilakukan di Kabupaten Bangka, Bangka Selatan, Bangka Barat, Belitung dan Belitung Timur.

"Kami meminta petani yang mengajukan cetak sawah untuk saling koordinasi dan saling cek terkait status lahan, agar program ini berjalan dengan lancar," ujarnya.(ant) 

Artikel Terkait: