PLN Babel Sosilisasikan Subsidi Listrik Tepat Sasaran BABEL

 Deputi Manajer PLN wilayah Bangka Belitung, Aus Yuswanta saat menyosialisasikan listrik subsidi tepat sasaran, di Pangkalpinang, Rabu (25/1/2017).(Foto: Antara Babel.com)

Caption: Deputi Manajer PLN wilayah Bangka Belitung, Aus Yuswanta saat menyosialisasikan listrik subsidi tepat sasaran, di Pangkalpinang, Rabu (25/1/2017).(Foto: Antara Babel.com)

MEDIA PEMBAHARUAN.COM, PANGKALPINANG - PT PLN Wilayah Bangka Belitung terus menyosialisasikan kebijakan subsidi listrik tepat sasaran ke seluruh jajaran pemerintah daerah di Provinsi Bangka Belitung.

Deputi Manajer Hukum dan Humas PLN Wilayah Bangka Belitung Agus Yuswanta di Pangkalpinang, Rabu, mengatakan, berdasarkan Permen ESDM No 28 Tahun 2016 tentang Tarif Tenaga Listrik Yang Disediakan oleh PLN, tarif listrik rumah tangga mampu berdaya 900 VA mulai 1 Januari 2017 akan disesuaikan secara bertahap menuju keekonomian.

"Sedangkan untuk pelanggan rumah tangga 900 VA kategori miskin dan tidak mampu, tarifnya tetap dan diberikan subsidi listrik," katanya.

Ia mengatakan, saat ini, di Bangka Belitung terdapat 202.831 pelanggan daya 900 VA dan setelah dilakukan pencocokan data dengan TNP2K hanya 26.408 pelanggan yang layak disubsidi.

Sementara itu, merujuk pada Surat Edaran Kemendagri Nomor 671/4809/SJ, PLN berperan membantu pemerintah dalam menyosialisasikan penerapan kebijakan subsidi listrik tepat sasaran.

"Saat ini, kami bersama seluruh area dan rayon secara proaktif berkoordinasi dengan pemerintah daerah. Rayon berkoordinasi dengan kecamatan dan kelurahan, sedangkan area berkoordinasi dengan pemkot dan pemkab," katanya.

Dikatakannya, sesuai dengan surat kemendagri tersebut gubernur, bupati, dan wali kota memiliki peran mengoptimalkan pelaksanaan penanganan pengaduan kebijakan subsidi listrik tepat sasaran dan melakukan koordinasi dengan aparat keamanan dan pihak terkait setempat untuk mendukung dan memastikan keamanan pelasanaan.

Ia mengatakan, selaras dengan Perman ESDM No.29 Tahun 2016 tentang Mekanisme Pemberian Subsidi Tarif Tenaga Listrik untuk Rumah Tangga, masyarakat yang ingin melakukan pengaduan dapat datang ke kantor kelurahan atau desa untuk mengisi formulir pengaduan kepesertaan subsidi listrik untuk rumah tangga.

"Selanjutnya petugas kelurahan atau desa akan memberikan berkas yang sudah diisi lengkap ke kantor kecamatan untuk dilakukan proses input data berdasarkan isian kelengkapan dokumen pengaduan ke dalam aplikasi. Hal ini akan ditindaklanjuti oleh posko pusat yang berkedudukan di Kementerian ESDM," ujarnya.

Ia berharap dengan adanya sosialisasi ini, terjadi sinergi dengan seluruh instansi, pemangku kepentingan dan masyarakat untuk menyukseskan program pemerintah.

"Sehingga nantinya pemberian subsidi yang tepat sasaran ini dapat digunakan untuk membangun sarana penyediaan tenaga listrik bagi saudara-saudara kita yang belum mendapatkan listrik," katanya.(ant)

Artikel Terkait: